Isi Grup WA KAMI Medan Sebut “DPR Sarang Setan” Anggota DPR Marah Besar

Rancah.com –  Terbongkarnya isi pembicara di grup WA KAMI Medan yang mengatakan “DPR Sarang Setan” telah membuat para wakil rakyat di gedung DPR RI Marah Besar. Salah stunya adalah Arsul Sani yang merupakan Pimpinan DPR dari partai PPP, Politisi PPP itu mengatakan bahwa orang-orang yang suka memaki dan menjelekkan orang lain itu perlu dipertanyakan kewarawannya.

Buat saya siapa saja yang kerjanya hanya marah-marah, maki-maki, menjelek-jelekan orang lain maka ya memang perlu dipertanyakan kewarasannya,” kata Arsul kepada wartawan pada Kamis (15/10/2020).

Ia berharap agar mereka yang kerap memaki serta memfitnah tanpa alasan yang jelas, semoga diberi kesehatan. Karena menurut Arsul sani orang-orang yang kerap melampiaskan kemarahan dengan makian adalah orang yang memiliki ketidak beresan dalam kejiwaannya.

Ketika ada orang yang memaki-maki, marah-marah disertai dengan fitnah atau sumpah serapah, kalo saya sih saya doakan saja, semoga yang bersangkutan lekas menjadi sehat batin dan akal pikirannya, Melampiaskan kemarahan dengan makian, sumpah serapah apalagi dengan fitnah itu menunjukkan yang bersangkutan jiwanya sedang tidak waras. Sebab kalau orang waras maka ia pasti punya pikiran bahwa menyampaikan sesuatu yang diyakini sebagai kebenaran tapi dengan cara maki-maki atau sumpah serapah itu malah menjauhkan diri dari keberhasilan untuk memperbaiki keadaan,” jelas Arsul.

Namun, ketika ditanya apakah pihak DPR akan melaporkan para anggota WAG KAMI Medan yang telah mengeluarkan kata-kata tersebut dalam diskusi grup mereka itu ? Arsul Sani mengaku akan menyerahkan sepenuhnya ke para penegak hukum saja, ia mengatakan biarkan hukum yang menyimpulkan saja.

Biar penegak hukum yang menyimpulkan saja, mereka yang tahu fakta dan buktinya. DPR kan tugasnya mengawasi apakah yang dilakukan oleh penegak hukum itu sudah benar dan tidak melenceng dari prosedur,” tuturnya

Diketahui, Polisi menyebut ada WhatsApp Grup (WAG) bernama KAMI Medan yang mengajak rusuh di depan Gedung DPR RI. Adanya grup tersebut menjadi barang bukti polisi untuk menetapkan salah satu anggota KAMI menjadi tersangka.

KA (Khairi Amri), peran sebagai admin WAG Medan KAMI, Ini kami menemukan dalam satu hand phone, ada WA grup namanya KAMI MedanDisampaikan di sini adalah, pertama dimasukkan di WAG ini, ada foto Kantor DPR RI, foto kantor DPR RI dimasukkan di WAG itu, kemudian isinya apa tulisannya? ‘Dijamin komplit, kantor sarang maling, dan setan,’ di situ ada tulisannya,” kata Argo