Kronologi 7 Ibu-ibu di Tangerang Jadi Korban Pencabulan Dukun Palsu

Ilustrasi Foto : Merdeka.com

 

Mengaku bisa menyembuhkan berbagai penyakit termasuk menangkal virus Covid-19, sebanyak tujuh ibu-ibu warga Gebang, Kota Tangerang, justru menjadi korban pencabulan oleh dukun palsu. Akibatnya, para korban langsung melaporkan perbuatan pelaku ke Polsek Jatiuwung, Polres Metro Tangerang Kota. Dan saat ini, polisi tengah memburu dukun palsu tersebut.

 

“Sudah ada 7 wanita yang melaporkan diri ke Polsek Jatiuwung, umumnya Ibu-ibu. Dia merasa dirugikan karena tindakan cabul si dukun,” kata Kanit Reskrim Polsek Jatiuwung, AKP Zazali seperti dikutip dari laman Merdeka.com, Jumat (16/10/2020).

 

Zazali mengatakan, bahwa tindakan kejahatan seksual itu bermula dari aksi penawaran sang dukun ke sejumlah warga Gebang. Pelaku ini kemudian menawarkan diri dengan mengaku bisa mengobati berbagai macam penyakit.

 

“Termasuk yang saat ini ditakutkan, yakni Corona,” ucapnya.

 

Berdasarkan keterangan dari para korban, aksi cabul dukun itu dilakukan saat korban hendak dilakukan pengobatan. Dimana, korban disuruh pelaku untuk mandi. Saat itulah pelaku kemudian membaluri minyak ke korban dan melakukan tindakan bejatnya.

 

“Jadi pengobatannya itu korban disuruh mandi dan saat mandi korban dibaluri minyak oleh orang ini. Saat pembaluran minyak itu korban melakukan pelecehan ke bagian payudara dan kemaluan korban,” ujarnya.

 

Diketahui, pelaku ini tidak mematok tarif resmi setiap melakukan pengobatan. Namun, para korban hanya diminta untuk mengganti uang pengganti pembelian minyak untuk proses terapi.

 

“Dimintain uang juga sebagai upah pengobatan. Itu enggak tentu, ada Rp 50 ribu, 200 sampai Rp 500 ribu. Uang itu sebagai pengganti pembelian minyak,” ujarnya.

 

Sejauh ini, pihak kepolisian masih melakukan pencarian terhadap sang dukun. Bahkan, polisi baru-baru ini mengetahui alamat tempat praktiknya.

 

“Sementara itu keterangan selanjutnya kalau nanti dukun ini bisa kami amankan,” pungkasnya.