Wow! Siswi SMK Negeri Ngawi Ini Gugat UU Cipta Kerja Ke MK

 

Rancah.com – Wani alias BERANI. Mungkin itulah kata yang cocok buat Siswi SMK Negeri 1 Ngawi yang berani mengajukan permohonan Uji Materi kepada MK atas penolakannya terhadap UU Cipta Kerja yang telah disahkan Di DPR RI pada 5 Oktober lalu.

Diketahui, Siswi SMK asal Ngawi bernama Novita Widyana itu dicatat sebagai pemohon II dalam surat permohonan Uji Materi yang dilayangkannya.

Sementara itu, ada beberapa nama lain yang menjadi pemohon antara lain,  Hakiimi Irawan Bangkid Pamungkas (karyawan swasta), Elin Dian Sulistioyowati (mahasiswa Universitas Brawijaya), Alin Septiana (mahasiswa Universitas Negeri Malang), dan Alin Sujito (mahasiswa STKIP Modern Ngawi).

Permohonan mereka di terima Mahkamah Konstitusi dengan tanda terima  2039/PAN.MK/X/2020, para pemohon mengajukan pengujian formil UU Cipta Kerja.

Para pemohon menilai Pembentukan UU Cipta Kerja tidak sesuai dengan pembentukan undang-undang seperti yang diatur dalam UU No. 12 Tahun 2011 tentang Pembentukan Peraturan Perundang-undangan, yang kemudian diubah dengan UU No. 15 Tahun 2019.

Dalam permohonan itu, para pemohon juga menegaskan bahwa “UU Cipta Kerja melanggar asas kejelasan tujuan, asas kesesuaian antara jenis, hierarki, dan materi muatan, asas kejelasan rumusan, dan asas keterbukaan”.

Selain para warga Ngawi, Mahkamah Konstitusi juga telah menerima dua permohonan uji materi oleh pemohon yang berbeda.

Sebelumnya Presiden Jokowi dalam keterangan pers secara virtual terkait UU Cipta Kerja dari Istana Kepresidenan Bogor, Jumat (9/10/2020), menegaskan bahwa sistem ketatanegaraan di negeri ini memang menggariskan seperti itu.

“Jadi kalau masih ada yang tidak puas dan menolak silakan ke MK,” katanya.