Klarifikasi Polda Bali Terkait Video Viral Mobil Polisi Kawal 3 Orang Yang Joging di Jalan Raya

Tangkapan Layar Video Mobil Polisi Kawal Warga Sedang Lari di Bali. Foto : Istimewa

 

Pada Kamis (15/10/2020) sekitar pukul 08.50 WITA, unggahan video yang memperlihatkan sejumlah orang yang sedang berolahraga lari di Jalan By Pass Ngurah Rai, Denpasar, Bali dikawal mobil polisi, mendadak viral di media sosial. Diduga, pria yang sedang dikawal itu berinisial RM dan merupakan cucu seorang pengusaha di Indonesia.

 

Seperti dikutip dari laman kompas.com, Sabtu (17/10/2020), tampak dalam video tersebut, pria diduga RM itu tengah memegang anjing peliharannya sambil joging bersama dua pria lainnya. Sementara di depan mereka, tampak sebuah mobil polisi yang sedang melakukan pengawalan. Bahkan, ada juga sebuah mobil putih yang tampak berjalan pelan di belakang pria yang sedang berlari itu.

 

Beredarnya video viral tersebut, turut dibenarkan oleh Kabid Humas Polda Bali, Kombes Pol Syamsi. Syamsi mengungkapkan, bahwa peristiwa itu terjadi pada Kamis (15/10/2020) sekitar pukul 08.50 WITA. Dia mengatakan, bahwa polisi yang terlibat dalam pengawalan tersebut tengah diperiksa Divisi Profesi dan Pengamanan Polda Bali.

 

“Sekarang sudah dilakukan interogasi dan pemeriksaan oleh Propam Polda ya,” kata Syamsi.

 

Dikarenakan diduga melanggar standar operasional prosedur (SOP) pengawalan, sejumlah petugas yang terlibat dalam pengawalan itu akhirnya diperiksa.
Meski demikian, Syamsi tidak memerinci secara jelas mengenai jumlah petugas yang sedang diperiksa.

 

“Jelas ini tidak sesuai dengan prosedur sehingga diperiksa. Untuk pengawalan itu sendiri, ada persyaratan yang harus dipenuhi. Dan itu tidak sesuai SOP pengawalan,” katanya.

 

Ketika ditanya terkait soal identitas pihak yang dikawal, Syamsi sendiir mengaku tidak tahu secara pasti.

 

“Kalau saya sendiri enggak tau. Tapi yang jelas, kita hanya melakukan pemeriksaan karena kesalahan anggota. Dalam hal ini, mereka melakukan pelanggaran dalam rangka tata cara pengawalan,” katanya.