Miris, Siswi di Deli Serdang Diperkosa Pelaku Hingga Tewas Dengan Kondisi Tangan-Leher Terikat

Polisi Gelar Konferensi Pers di Polrestabes Medan. Foto : detik.com

 

Kisah pilu baru-baru ini dialami oleh seorang siswi berinisial MJ (15) di Kecamatan Sunggal, Kabupaten Deli Seradang, Sumatera Utara (Sumut). Pasalnya, MJ ditemukan telah tewas dan diduga menjadi korban pemerkosaan.

 

Seperti dikutip dari laman detik.com, Sabtu (17/10/2020), jasad MJ ditemukan dalam kondisi leher terikat di dalam selimut pada Kamis (15/10/2020) sekitar pukul 21.00 WIB. Diungkapkan oleh Kanit Reskrim Polsek Sunggal, AKP Budiman Simanjuntak, bahwa mayat tersebut pertama kali ditemukan oleh sang paman.

 

“Saksi membuka selimut dan melihat korban dalam posisi leher terikat dan tangan terikat ke belakang,” ucap Budiman.

 

Sejumlah barang bukti dalam kasus ini juga turut ditemukan di lokasi penemuan jasad MJ. Dimana, polisi saat itu langsung memburu pelaku usai mendapat laporan penemuan jasad korban. Tak berselang lama, pria berinisial S akhirnya berhasil ditangkap polisi. Polisi menciduk S terkait kasus dugaan pemerkosaan dan pembunuhan MJ.

 

“Diduga membunuh dan memperkosa korban adalah pamannya sendiri, yaitu Saudara S,” kata Kapolrestabes Medan, Kombes Riko Sunarko.

 

Tak hanya S, ada dua orang lainnya yang turut diamankan oleh pihka kepolisian. Ketiga pelaku tersebut, kini telah ditetapkan sebagai tersangka dan langsung ditahan untuk proses hukum lebih lanjut.

 

Kronologi kejadian kasus ini, diungkapkan oleh Riko berawal pada Rabu (14/10/2020) pagi. Ketika itu, S datang ke rumah korban dan bertemu ibu korban untuk meminjam uang.

 

Meski demikian, Riko tak menjelaskan secara detail apakah ibu korban jadi meminjamkan uang atau tidak kepada S. Namun, setelah didatangi S, ibu korban langsung pergi bekerja hingga pulang ke rumah sekitar pukul 19.00 WIB.

 

“Pada sore harinya sekitar pukul 19.00, ibu korban pulang ke rumah. Tetapi, rumahnya dalam keadaan terkunci dan lampunya mati. Dia kemudian minta tolong sama saudaranya untuk mendobrak pintu rumah. Saat ibu korban masuk di dalam rumah, dia mendapati putrinya yaitu korban umur 15 tahun sudah tergeletak di dalam kasur dengan tangan terikat. Sementara celananya sudah terbalik dan terbuka, serta celana dalam korban ada berlumur darah,” ujar Riko.

 

Menurut dugaan sementara, Riko mengatakan jika korban MJ diduga dibunuh lantaran tak memberi tahu pelaku S dimana tempat ibunya menyimpan uang.

 

“Dari keterangan awal dari tersangka, dia minta kepada korban dimana tempat ibunya menyimpan uang. Namun, korban tidak tahu dimana ibunya menyimpan uang. Tersangka kemudian membekap si korban,” ujar Riko.

 

Sekitar pukul 16.00 WIB, S kemudian masuk ke rumah korban. Pada saat itulah pelaku melakukan aksi pemerkosaan, pembunuhan dan pencurian.

 

“Dikarenakan terlilit utang, dia pinjam uang sama kakaknya. Kemudian pada sore hari, menurut keterangan saksi itu, melihat tersangka masuk ke rumah tersebut pada pukul 16.00 WIB,” tuturnya.

 

Ketika korban MJ mulai tersadar dan mencoba berteriak, S kemudian mencekik korban hingga tewas. Ibunya kemudian menemukan mayat MJ dalam kondisi terikat.

 

“Korban kemudian dibekap menggunakan guling. Setelah dibekap, si korban ini ternyata masih berusaha untuk berteriak kemudian dicekik oleh tersangka,” ujarnya.