Polisi Amanakan Dua Pelaku Pencabulan Anak Dengan Modus Cekoki Miras Dan Diberi Jimat

Kedua Pelaku Pencabulan Diamankan di Polresta Sidoarjo. Foto : Istimewa

 

Dua pelaku yang terlibat dalam kasus pencabulan anak di bawah umur berhasil diamankan Satreskrim Polresta Sidoarjo. Diketahui, kedua pelaku tersebut yakni M Khodar (53) warga Menganti Gresik dan tersangka Kalvin Kristianto (18) warga Waru, Sidoarjo.

 

“Adanya dua kasus pencabulan ini, modus pelaku pertama memaksa korban untuk minum minuman keras. Setelah itu tersangka mengajak korban pergi ke bangunan kosong yang tidak jauh dari tempat minum miras tersebut hingga terjadilah aksi pencabulan,” kata Kasatreskrim Polresta Sidoarjo, AKP Ambuka Yudha seperti dikutip dari laman Merdeka.com, Sabtu (17/10/2020).

 

Untuk modus pelaku yang kedua ini, Ambuka menjelaskan bahwa pelaku memberi korban sebuah sikep (jimat) berupa cambuk kecil yang terbuat dari tembaga. Pelaku beralasan jika di dalam benda itu mengandung kekuatan yang dapat menjaga korban.

 

“Korban kemudian disuruh menyimpan dan membawanya kemanapun korban pergi. Tak lama, korban merasakan pusing dan akhirnya terjadilah pencabulan,” katanya.

 

Beruntung, polisi berhasil menangkap kedua pelaku tak lama setelah ada laporan dari pihak keluarga korban.

 

Atas perbuatannya, kedua pelaku dijerat dengan Tindak pidana Persetubuhan dan atau perbuatan cabul terhadap anak di bawah umur terkena Pasal 81 dan atau Pasal 82 UURI No. 35 tahun 2014 tentang perubahan atas UURI No. 23 tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

 

Adapun ancaman hukuman yang dikenakan yakni hukuman penjara paling lama 15 tahun dan paling singkat 3 tahun. Kemudian, denda yang dikenakan paling banyak yakni Rp 300 juta dan paling sedikit Rp 60 juta.