Kemendikbud Siap Salurkan BSU Bagi PTK

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim. Foto : dream.co.id

 

Didukung oleh Kementerian Keuangan dan Komite Penangangan Covid-19 dan Pemulihan Ekonomi Nasional, Kemendikbud kembali melakukan bantuan subsidi upah (BSU) bagi para pendidik dan tenaga kependudukan non-PNS. Adapun acara peluncurannya diadakan tepat pada 16 November 2020 mulai pukul 13.30 dan disiarkan secara langsung lewat channel Youtube KEMENDIKBUD RI.

 

Dikutip dari laman dream.co.id, Sabtu (21/11/2020), acara tersebut turut dihadiri beberapa petinggi negeri. Di antaranya seperti Menteri Pendidikan dan Kebudayaan, Nadiem Makarim; Menteri BUMN, Erick Thohir; Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian; dan Menteri Keuangan, Sri Mulyani.

 

Adapun Bantuan Subsidi Upah ini, berhasil diperjuangkan Kemendikbud untuk memberi bantuan pada Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) imbas pandemi Covid-19. Bahkan, bantuan ini juga berhasil terwujud berkat bantuan dan dukungan dari Komisi X DPR dan Kemenkeu.

 

Diketahui, total bantuan yang diberikan yakni berjumlah Rp 3,6 triliun dan akan disalurkan kepada lebih dari 2 juta PTK yang tersebar di seluruh Indonesia. Dimana, masing-masing akan menerima sebesar Rp 1,8 juta. Sementara untuk penyalurannya pun rencananya akan dilakukan hingga akhir November 2020.

 

Dijelaskan oleh Nadiem, bahwa BSU Kemendikbud ini merupakan apresiasi pemerintah bagi tenaga honorer di seluruh penjuru negeri. Terlebih lagi saat ini kondisi negara yang sedang krisis ekonomi akibat dampat dari pandemi Covid-19.

 

“Ini adalah bentuk apresiasi dan keprihatinan pemerintah pusat untuk semua jasa guru nonPNS yang ada di negara ini. Di masa krisis ini pemerintah harus hadir untuk para tenaga honorer kita, untuk membantu melalui masa kritis ini dengan dukungan bantuan ekonomi yang bisa menyemangati mereka untuk terus mendidik anaka anak kita dan terus berinovasi,” terang Nadiem.

 

Di sisi lain, Menteri Keuangan, Sri Mulyani juga turut memberi dukungan positif mengenai adanya Bantuan Subsidi Upah Kemendikbud. Mengingat pandemi Covid-19 memang menjadi bencana luar biasa yang berdampak pada perekonomian. Terutama bagi sektor pendidikan.

 

“Khusus pendidikan, pembelajaran tiba-tiba harus dilakukan secara daring. Oleh sebab itu, kita keluarkan langkah-langkah membantu. Kemudian kita lihat guru-guru non-PNS. Mereka banyak yang pendapatannya di bawah Rp 5 juta. Maka, pemerintah keluarkan BSU bagi mereka,” terang Sri Mulyani.

 

Selain itu, adanya komitmen Kemendikbud bagi pendidik dan tenaga kependidikan nonPNS ini juga mendapat apresiasi dari Komisi X DPR. Dimana, Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Hetifah Sjaifudian juga turut mengungkapkan apresiasinya.

 

 “Kami mengapresiasi Mendikbud yang meluncurkan BSU. Bantuan ini bagai mata air di musim kemarau. Kami apresiasi setinggi-tingginya,” tegas Hetifah.