Jusuf Kalla Minta Partai Islam Introspeksi Terkait Fenomena Kerumunan Massa Habib Rizieq

Mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK). Foto : CNN Indonesia

 

Adanya gelombang massa yang mendukung Imam Besar Front Pembela Islam (FPI), Habib Rizieq Shihab usai kepulangannya ke Indonesia, turut disorot oleh mantan Wakil Presiden, Jusuf Kalla (JK). Menurut JK, hal itu terjadi lantaran kekosongan kepemimpinan yang dapat menyerap aspirasi masyarakat secara luas. Itulah yang membuat masyarakat kemudian mencari pemimpin alternatif yang dapat mewakili aspirasi mereka.

 

“Adanya kekosongan itu, begitu ada pemimpin yang kharismatik, katakanlah kharismatik begitu, atau ada yang berani memberikan alternatif, maka orang mendukungnya,” kata JK seperti dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (21/11/2020).

 

JK menyebut, bahwa fenomena gelombang itu menjadi suatu indikator yang ada proses dan perlu diperbaiki dari sistem demokrasi yang ada di Indonesia.

 

“Kenapa ratusan ribu orang begitu? Kenapa dia tidak percayai DPR untuk bicara, kenapa tidak percaya partai Islam untuk mewakili masyarakat itu, kenapa masyarakat memilih Habib Rizieq untuk menyuarakan aspirasi,” ucapnya.

 

Menurutnya, pertanyaan-pertanyaan tersebut seharusnya menjadi penting untuk dievaluasi dan dijawab. Khususnya bagi partai-partai Islam, termasuk PKS.

 

“Juga masalah proses yang harus kita perbaiki dewasa ini. Sehingga jangan kita kembali lagi ke demokrasi jalanan, jadi partisipasi masyarakat itu bukan mendukung apa yang dipilihnya, tapi memilih jalannya sendiri, menjadi demokrasi jalanan lagi,” katanya.

 

Sebelumnya, terkait kepulangan Habib Rizieq ke Indonesia pada 10 November lalu telah menyita perhatian publik. Bahkan pada hari kepulangannya, ribuan simpatisan telah menduduki Terminal 3 Bandara Soekarno-Hatta untuk menjemput Habib Rizieq.

 

Kemudian, selang tiga hari setelah kepulangannya atau pada 13 November, kembali terjadi kerumunan penyambutan Rizieq di Megamendung, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Dimana, di tempat itu Habib Rizieq menghadiri sejumlah agenda. Dan yang terakhir, acara Maulid Nabi Muhammad SAW dan pernikahan putri Rizieq pada 14 November. Dimana, ada ribuan orang yang juga menghadiri kegiatan tersebut.