Inilah Besaran UMK 2021 Wilayah Bogor, Depok, Bekasi Usai Diteken Ridwan Kamil

Ilustrasi Foto : SHUTTERSTOCK

 

Baru-baru ini, besaran upah minimum kota/kabupaten (UMK) tahun 2021 yang diusulkan 27 pemerintah kota dan kabupaten, termasuk Bogor, Depok, dan Bekasi (Bodebek) dikabarkan telah ditetapkan oleh Gubernur Jawa Barat, Ridwan Kamil. Adapun untuk Penetapan UMK tersebut, tertuang dalam Surat Keputusan Gubernur (Kepgub) Jawa Barat Nomor 561/Kep-Yanbangsos 2020.

 

Seperti dikutip dari laman kompas.com, Minggu (22/11/2020), ada sekitar 17 daerah yang menaikkan UMK dari 27 daerah di Jawa Barat. Termasuk halnya Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Kota Depok, dan Kabupaten Bogor. Meski demikian, ada juga 10 daerah yang tidak menaikkan UMK, termasuk Kota Bogor.

 

Menanggapi kabar tersebut, Sekretaris Daerah Jawa Barat Setiawan Wangsaatmaja langsung buka suara. Dia mengatakan, bahwa tidak naiknya UMK 2021 untuk 10 daerah lantaran menyesuaikan Surat Edaran (SE) Kementerian Ketenagakerjaan pada 26 Oktober 2020.

 

“Sisanya 17 kabupaten/kota yang memang ada kenaikan, itu pun kenaikan didasarkan pada inflasi dan juga LPE, baik secara nasional, provinsi, kabupaten, kota,” kata Setiawan.

 

Di samping itu, Setiawan juga menyebut bahwa situasi pandemi Covid-19 menjadi dasar pertimbangan tiap keputusan daerah untuk menetapkan UMK 2021.

 

“Ini sudah kami pertimbangkan matang. Kepgub yang baru saja ditandatangani pada hari ini mudah-mudahan bisa diterima oleh semua pihak,” ujar Setiawan.

 

Adapun besaran UMK 2021 di Bodebek yang telah ditetapkan yakni sebagai berikut :

       Kota Bekasi            : Rp 4.782.935,64

       Kabupaten Bekasi : Rp 4.791.843,9

       Kota Depok            : Rp 4.339.514,73

       Kabupaten Bogor : Rp 4.217.206

       Kota Bogor             : Rp 4.169.806,58 (UMK sama dengan tahun 2020/tidak naik)