Terungkap Motif Eks Ketua FPI di Aceh Yang Posting ‘Polisi Siap Bunuh Rakyat’ di FB

Polisi Amankan Eks Ketua FPI Banda Aceh. Foto : Dok Polda Aceh

 

Terkait postingan ‘Polisi Siap Bunuh Rakyat’ yang diunggahnya di media sosial Facebook, mantan Ketua Front Pembela Islam (FPI), Kota Banda Aceh, berinisial AB berhasil diamankan polisi. Saat ditangkap, AB diduga tidak suka dengan pihak kepolisian.

 

“Kalau untuk (Motifnya) itu karena yang bersangkutan ini tidak suka dengan pemerintah dan aparat yang menghalang-halangi FPI,” kata Direskrimsus Polda Aceh, Kombes Margiyanta seperti dikutip dari laman detik.com, Minggu (22/11/2020).

 

Margiyanta menyebut, bahwa polisi sudah sejak lama memantau status AB. Bahkan, semakin hari status yang diposting AB di Facebook itu disebut terus ekstrim. Terlebih lagi, AB juga dikatakan radikal.

 

“Yang bersangkutan memang radikal. Sudah kita ikuti terus statusnya ekstrim,” jelas Margiyanta.

 

Dalam pemeriksaan oleh petugas, AB mengaku bahwa dirinya sebagai mantan sekretaris FPI. Akan tetapi, dia juga disebut pernah menjabat sebagai Ketua FPI Kota Banda Aceh.

 

“Tahun 2017 yang bersangkutan memang sebagai ketua FPI,” ujar Margiyanta.

 

Diberitakan sebelumnya, bahwa mantan Ketua Front Pembela Islam (FPI) Kota Banda Aceh, AB ditangkap terkait postingannya di media sosial. Adapun penangkapan AB dilakukan pada Jumat (13/11/2020) lalu.

 

“Betul ditangkap terkait ITE,” jelas Margiyanta.

 

Tampak dalam postingannya, AB menuliskan beberapa kalimat berisi ‘polisi siap bunuh rakyat’, ‘polisi siap habisi rakyat’, ‘polisi siap perangi rakyat’. Sementara itu, di bagian bawah dia juga menuliskan kalimat ‘demi pejabat bangsat, demi pengusaha bejat, demi konglomerat keparat, demi cukong China penjahat. Ayo revolusi’.

 

Selain itu, pada postingan tersebut juga terdapat foto Kapolri Jenderal Idham Azis. Dimana, dalam foto tersebut juga ditambahkan kata-kata ‘polisi siap perang lawan rakyat’.