Tanggapi Soal Efikasi Vaksin Covid-19 Sinovac 65,3 Persen, PKS : ‘Harusnya 80 Persen’

Ilustrasi Vaksin Covid-19. Foto : ANTARA

 

Terkait efikasi vaksin Covid-19 buatan Sinovac yang hanya sebesar 65,3 persen, Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS), Mardani Ali Sera turut menyayangkan efikasi tersebut. Dia menilai, efikasi vaksin Covid-19 yang seharusnya diberikan ke masyarakat yakni minimal 80 persen.

 

“Pertama amat disayangkan efikasi vaksin sinovac hanya 65% yg seharusnya minimal 80%,” kata Mardani lewat akun Twitter-nya, @MardaniAliSera, seperti dikuip dari CNN Indonesia, Rabu (13/1/2021).

 

Mardani bahkan juga meminta agar pemerintah mengendalikan infodemik yang beredar di media sosial (medsos). Bahkan, pemerintah juga seharusnya menangani sejumlah kesalahan informasi yang terjadi di tengah masyarakat secara bijak. Hal ini mengingat banyaknya informasi mengenai vaksin Covid-19 berasal dari sumber yang kurang kredibel. Sehingga, mengakibatkan masyarakat kurang yakin dengan keamanan vaksin.

 

Adapun hal tersebut, terungkap dalam survei Saiful Mujani Research and Consulting (SMRC) yang dilakukan pada Desember 2020. Dimana, dalam survei itu disebutkan bahwa 56 persen masyarakat percaya, 23 persen tidak percaya, dan 21 persen tidak punya sikap. Oleh karena itu, dia mengingatkan bahwa efektivitas vaksin di lapangan sangat ditentukan penerimaan masyarakat.

 

“Dan publik memerlukan sarana komunikasi yang interaktif dan terbuka. Jika penerimaannya baik, Insya Allah akan ikut meningkatkan cakupan vaksinasi dan mendorong tercapainya kekebalan kelompok,” ucapnya.