KPI Siap Tegur Publik Figur Yang Hanya Pakai Face Shield Atas Permintaan Satgas

Foto: republika.co.id

Rancah.com – Kasus COVID-19 di Indonesia semakin hari semakin mengalami peningkatan. Bahkan, pada Rabu (13/1/2021) diketahui kasus tersebut menembus rekor baru yakni 11.278 orang per hari. Pemerintah pun semakin menggalakkan penerapan protokol kesehatan di masyarakat, tak terkecuali publik figur.

Publik mempertanyakan sikap para artis yang tampil hanya dengan menggunakan face shield tanpa masker. Kritik semakin bertubi-tubi ketika menyaksikan face shield yang dikenakan tidak menutupi area mulut dan hidung secara benar.

Juru bicara satgas penanganan COVID-19 Wiku Adisasmito meminta Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) menegur publik figur yang tak mematuhi protokol kesehatan. Salah satunya hanya mengenakan face shield tanpa masker.

“Kami sudah melakukan beberapa pembahasan terkait aturan kepatuhan protokol. Tetapi, coba ditanyakan kepada KPI, mengapa mereka tidak menindak pelaku hiburan. Padahal, kami sudah berkoordinasi dengan mereka,” ujar Wiku melalui pesan pendek pada Senin (11/1/2021).

Wiku mengatakan, walaupun para publik figur sudah dilakukan tes COVID-19 sebelum dilakukan syuting, bukan berarti publik figur boleh menyepelekan penggunaan masker dan cukup hanya menggunakan face shield. Ia mengatakan, hal tersebut tidak menjamin bahwa tak akan terjadi penularan virus Sars-CoV-2. Apalagi syuting dilakukan di ruangan tertutup.

“Jika sedikit lengah, akan ada peluang terpapar karena yang positif bukan hanya yang tampak sakit. Oleh sebab itu, langkah pencegahan sebaiknya dilakukan,” jelasnya.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Komisi Penyiaran Indonesia (KPI), Agung Suprio, mengatakan pihaknya akan akan melakukan evaluasi terhadap lembaga penyiaran. Hasilnya, akan ada aturan baru yang melarang penggunaan face shield selama syuting berlangsung di studio.

“Kami akan membuat formulanya (di dalam aturan baru), misalnya untuk variety show cukup satu penampil saja yang tampil. Penampil mengawali dengan menggunakan masker lalu mengatakan ia tidak pakai masker selama syuting, tetapi jaraknya jauh dan tak saling berdekatan,” tutur Agung.

Sementara, di program variety show yang menampilkan juri, maka juri tersebut wajib mengenakan masker. “Kami akan rumuskan aturan baru ini dengan rekan-rekan komisioner dan para ahli, dokter yang punya kompetensi dalam bidang ini,” lanjutnya.

Agung menjelaskan, KPI juga akan mengajak lembaga penyiaran untuk membahas temuan Satgas Covid-19 soal pemakaian masker yang dinilai kurang efektif mencegah penularan virus Covid-19 di televisi tersebut.