Begini Klarifikasi Menko Airlangga Hartarto Terkait Status Penyintas Covid-19

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto. Foto : Vidio.com/Liputan6.com

 

Dalam acara “Bincang Editor Liputan6.com: Vaksin dan Donor Plasma Untuk Percepatan Penanganan Covid-19”, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan, bahwa tindakannya menjadi pendonor plasma konvalense beberapa waktu yakni sebagai bentuk pengumuman dirinya pernah terpapar virus Covid-19. Diketahui, pernyataan tersebut disampaikan Airlangga pada Jumat (22/1/2021) kemarin.

 

“Dengan donor plasma ini, sama saja saya telah mengumumkan,” katanya seperti dikutip dari laman dream.co.id, Sabtu (23/1/2021).

 

Dikatakan oleh Airlangga, bahwa dengan dirinya yang mengikuti donor plasma ini diharapkan bisa menginspirasi para penyintas Covid-19 untuk mengikuti langkahanya. Apalagi, plasma darah saat ini sangat dibutuhkan lantaran diyakini bisa membantu kesembuhan para pasien Covid-19.

 

“Dan tentu yang sudah mengumumkan diharapkan ikut donor. Nggak hanya mengumumkan saja,” katanya.

 

Seperti diketahui, bahwa plasma yang berisi antibodi ini bisa memberikan tingkat kesembuhan 100 persen bagi pasien Covid-19. Yang mana, plasma tersebut kemudian digunakan untuk yang berat yakni sebesar 80 persen.

 

Kendati Airlangga tidak mengumumkan positif Covid-19, namun dia tetap menerapkan protokol kesehatan di tempat kerja. Bahkan, dia menyebut bahwa 3M dan 3T tetap diterapkan agar penularan virus bisa ditekan.

 

“Untuk itu, kita harus melakukan hal-hal seperti itu,” katanya.