Vonis 13 Tahun Penjara Terhadap Dua Kurir Sabu 482 Gram di Batam

Ilustrasi Foto : Merdeka.com

 

Pada Senin (1/3/2021) kemarin, Majelis Hakim Pengadilan Negeri Batam, Kepulauan Riau resmi menjatuhkan vonis 13 tahun penjara terhadap kurir narkoba jenis sabu, RS dan AF dalam sidang putusan yang digelar secara virtual.

 

Seperti dikutip dari laman Merdeka.com, Selasa (2/3/2021), Majelis Hakim, Taufik Nainggolan yang didampingi hakim Dwi Nuramanu dan Egi Novita menilai kedua tersangka terbukti secara sah dan meyakinkan menjadi perantara sabu seberat 482 gram. Dimana, vonis itu dinilai lebih ringan dibanding tuntutan jaksa dalam agenda sidang sebelumnya, yaitu 14 tahun penjara.

 

Diketahui, kedua terdakwa ditangkap aparat kepolisian pada September 2020. Adapun dari tangan keduanya, polisi menemukan 438 gram sabu yang akan diberikan kepada seseorang. Taufik menyebut bahwa putusan pidana 13 tahun penjara dalam amar putusan, yakni berdasarkan fakta persidangan, keterangan saksi, juga terdakwa.

 

Dengan perbuatan terdakwa tidak ada alasan pemaaf dan pembenar. Sehingga, memang sudah sepatutnya dihukum sesuai dengan undang-undang yang berlaku,” katanya.

 

Dalam kasus ini, majelis menilai sejumlah hal yang memberatkan kedua terdakwa. Yakni tidak mengikuti program pemerintah dalam pemberantasan narkotika serta dapat merusak generasi muda bangsa. Sementara hal yang meringankan, terdakwa bersikap sopan dan menyesali perbuatannya.

 

Tak hanya pidana 13 tahun penjara, majelis hakim juga mewajibkan denda Rp 1 miliar subsider 3 bulan kurungan apabila denda tak dibayar. Dimana, kedua terdakwa yang mengikuti sidang dari di Rutan Klas 1 A Batam menerima putusan itu.

 

“Saya terima yang mulia,” ujar kata terdakwa.