Densus 88 Antiteror Tangkap 9 Terduga Teroris di 4 Kota Usai Dua Hari di Jatim

Tempat Tinggal Terduga Teroris ZA. Foto : detik.com

 

Setelah sebelumnya menangkap 12 terduga teroris pada Jumat (26/2/2021) lalu, Densus 88 Antiteror kini kembali mengobok-obok Jatim di 4 daerah. Adapun dalam dua hari terakhir, Densus 88 berhasil menangkap sejumlah terduga teroris.

 

Seerti dikutip dari laman detik.com, Rabu (3/3/2021), Densus 88 Antiteror dalam dua hari terakhir ini telah mengamankan 9 terduga teroris. Diketahui, 4 daerah di Jatim yang hari ini menjadi lokasi penangkapan yakni Surabaya, Malang, Kediri, dan Bojonegoro.

 

Adapun di daerah Surabaya, dua terduga teroris berhasil diamankan. Diketahui, pelaku adalah N, warga Jalan Tambakasri, Krembangan. Meski demikian, belum diketahui dimana N ditangkap. Namun setelah penangkapan N, Densus 88 menggeledah rumahnya.

 

Berdasarkan informasi yang tadi saya tanyakan dari ketua timnya (Densus 88) beliau (N) sekarang diamankan di Polda. Dan untuk posisi penangkapannya saya belum tahu. Karena dari hasil pengetahuan kami, banyak sekali pasukan dari Densus 88 dari Polda Jatim. Dimana, dengan tujuan penggeledahan dan pemeriksaan barang bukti di rumah terduga teroris yaitu Bapak N ,” kata Ketua RW 06, M Zainal Abidin.

 

Berdasarkan h

asil penggeledahan, petugas berhasil menemukan sejumlah barang bukti. Di antaranya berupa senjata laras panjang, sebuah parang, topi, buku, serta uang jutaan rupiah. Diketahui, N sehari-hari bekerja sebagai penjual pakaian.

 

Sementara itu, Densus juga berhasil menangkap ZA (43) di kawasan Tanjungsari di hari yang sama. Kemudian, petugas turut menggeledah rumahnya di Tambak Deres, Kenjeran, Bulak.

 

Iya, saya tadi malam diminta menyaksikan (penggeledahan). Dan disitu ditemukan senjata tajam berbagai macam jenis. Ada kurang lebih 30-an. Bahkan, ada kapak, ada hammer, ada pedang. Ada HP, kalau nggak salah itu dua. Serta ada laptop dua. Juga buku-buku dan kayaknya ada buku rekening tabungan,” kata salah seorang warga, Kasianto.

 

Sementara itu, di daerah Bojonegoro, tim Densus 88 juga telah menangkap empat terduga teroris. Diketahui, mereka ditangkap di empat lokasi berbeda. Dimana, yang pertama adalah YP (40), warga Desa Kuncen, Kecamatan Padangan. Kemudian, yang kedua adalah YT (39) yang diamankan di sekitar Pasar Kasiman, Kecamatan Kasiman.

 

Selanjutnya, yang ketiga adalah EP (29) yang diamankan di Desa Ngeper, Padangan. Dan terakhit ada AN (32) warga di Desa Nglumber, Kepohbaru. Adapun dari keempat terduga teroris ini, Densus 88 menyita barang bukti berupa tiga senapan angin, peluru, komputer, buku, kotak amal, busur panah, dan anak panah.

 

Kemudian di daerah Malang, Densus 88 mengamankan seorang terduga teroris yakni BS (41), warga Pakis, Malang. Diduga, BS memiliki kebiasaan berlatih memanah di area tanpa bangunan yang tak jauh dari tempat tinggalnya.

 

Terakhir, di daerah Kediri, Densus 88 berhasil mengamankan dua terduga teroris. Diketahui, mereka adalah SH (57), warga Desa Tambakrejo, Gurah, Kabupaten Kediri. Kemudian, satu orang lagi yang belum diketahui identitasnya. Adapun keduanya ditangkap saat akan keluar rumah menggunakan mobil.