Polda Metro Jaya Larang Sahur On The Road di Bulan Ramadhan

Kombes Yusri Yunus. Foto : Liputan6.com

 

Polda Metro Jaya baru-baru ini mengeluarkan larangan adanya kegiatan kegiatan Sahur On The Road (SOTR) selama Ramadan 1442 Hijiriah. Bahkan, pengendara yang nekat melakukan SOTR di beberapa wilayah seperti Depok, Kota Bekasi, Kabupaten Bekasi, Tangerang Selatan, Tangerang Kota dan DKI Jakarta akan ditindak tegas oleh anggota Ditlantas Polda Metro Jaya.

 

Seperti dikutip dari laman dream.co.id, Kamis (8/4/2021), Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus menjelaskan bahwa larangan ini merupakan skenario pengamanan untuk menghadapi Ramadhan yang berlangsung di tengah pandemi Covid-19. Di samping itu, Polda Metro Jaya juga bakal menggelar operasi bertajuk kemanusiaan yang dimulai pada 12 April 2021.

 

Selain menertibkan kegiatan SOTR, pihak Polda Metro Jaya juga bakal menepatkan personel di beberapa kawasan rawan timbulnya kerumunan. Dimana, adanya kebijakan yang dikeluarkan ini berkaitan dengan larangan SOTR selama bulan Ramadhan.

 

“STOR tidak dizinkan di wilayah hukum Polda Metro Jaya. Kenapa? Untuk menghindari penyebaran Covid-19,” kata Yusri.

 

Dikatakan oleh Yusri, bahwa ada sekitar 120 personel dari Ditlantas Polda Metro Jaya yang bakal menghalau rombongan pengendara yang nekat melaksanakan Sahur on The Road. Adapun untuk sasaran penyekatan kendaraan di ruas Jalan Bundaran Senayan yakni sampai Jalan Harmoni.

 

Iya, kita akan lakukan filterisasi di daerah yang sering terjadi sahur on the road. Di jalan raya pusat kota mulai Senayan sampai Harmoni itu mulai malam sampai pagi kita filterisasi,” ujar Yusri.

 

Terkait penyekatan kendaraan sendiri, dikatakan Yusri akan dimulai pada pukul 23.00 WIB sampai 05.00 WIB. Sementara itu, polisi juga bakal menutup perempatan jalan yang seringkali dijadikan tempat berkumpul pada kegiatan STOR.

 

“Nah makanya dari Senayan sampai Harmoni mulai malam sampai pagi kita tutup itu. kita filterisasi dengan anggota lantas yang dikedepankan, 120 personel di-backup dengan teman-teman TNI,” ucapnya.

 

Lebih lanjut, Yusri menuturkan bahwa Polda Metro Jaya akan selalu mengedepankan upaya persuasif dalam menindak pelanggar SOTR. Meski demikian, dia juga turut mengingatkan pelanggar membandel akan ditindak dengan dasar penegakkan protokol kesehatan.

 

“Makanya ini sebagai sosialisasi kepasa masyarakata menghadapi puasa ini kami tegaskan lagi bahwa sahur on the road tidak ada, sebaiknya di rumah saja,” ujar Yusri.