Kembali Terjadi Blokade Akses Warga di Kota Tangerang

Penutup Akses yang Didirikan Edi. Foto : kompas.com

 

Blokade akses warga belakangan ini kembali terjadi di Kota Tangerang. Adapun insiden blokade ini dilakukan oleh seorang ahli waris yang menutup akses kawasan pergudangan di Jalan Kemuliaan, Cipondoh, Kota Tangerang, pada Rabu (7/4/2021). Diketahui, orang yang menutup akses tersebut adalah pria bernama Edi.

 

Dikutip dari laman kompas.com, Kamis (8/4/2021), Edi diketahui merupakan salah satu ahli waris dari Sidi Dingdik alias Nisan, pemilik tanah yang berada di belakang penutup akses tersebut. Maka dari itu, dia nekat mendirikan penutup akses antara tanah miliknya dan jalan raya.

 

Tampak di lokasi kejadian, bentuk penutup akses itu berupa empat tripleks yang dijadikan seperti balok. Yakni dengan ukuran balok sepanjang 4 meter x 1,5 meter x 0,5 meter (panjang x lebar x tinggi). Sementara untuk penutup dengan luas 6 meter persegi itu didirikan di atas jalan dengan lebar total 5 meter. Akibatnya, pengendara sepeda motor masih dapat keluar atau masuk jalan tersebut.

 

“(Alasan penutupan akses) karena kami sebagai ahli waris tidak memperjualbelikan tanah ini,” kata Edi.

 

Dalam pengakuannya, Edi mengatakan jika pihaknya mempunyai sejumlah surat atas kepemilikan tanah di belakang penutup akses tersebut. Dia menyebut jika tanah tersebut memiliki luas sekitar 2 hektar. Bahkan, diakuinya bahwa sejumlah surat itu pun sempat ditinjau kebenarannya ke pihak Badan Pertanahan Nasional (BPN).

 

“Itu (dokumen yang Edi miliki) sudah konfirmasi dengan pihak BPN,” ucapnya.

 

Di samping itu, Edi mengeklaim bahwa dia telah menghubungi pihak Pemerintah Kota (Pemkot) Tangerang sebelum mendirikan penutup itu. Bahkan, dia mengaku bahwa pendirian tembok yang dilakukan hari ini meupakan pembangunan yang ketiga kalinya.

 

“Tanggal 30 Juli 2020, itu pemblokiran kedua,” tuturnya.