Aksi Miris Kompol Yuhanies Ketahuan Nyabu di Pusat Kota Pekanbaru

Para Pelaku Diamankan Polisi. Foto : detik.com

 

Polisi resmi menetapkan salah seorang perwira menengah Polda Riau, Kompol Yuhanies Chaniago (53) sebagai tersangka usai tertangkap menggunakan narkoba jenis sabu. Diketahui, Kompol Yuhanies menggunakan sabu di dalam mobilnya yang terparkir di rumah dinas Wagub Riau Edy Natar Nasution.

 

Seperti dikutip dari laman detik.com, Kamis (8/4/2021), awalnya polisi menangkap Kompol Yuhanies usai mendapati video viral di media sosial, pada Jumat (2/4/2021) yang lalu. Dimana, tampak dalam video tersebut ada 4 pria tengah nyabu di dalam mobil.

 

Setelah berhasil diselidiki oleh pihak kepolisian, video viral itu rupanya terjadi di Jalan Bintara, Pekanbaru. Yang mana, salah satu pelaku yakni merupakan Yuhanies beserta 3 pelaku lainnya Tarmidzi, Rizky Kadavi, dan M Iskandar.

 

Dari hasil penyelidikan diketahui ada empat orang di video tersebut. Keempat orang itu yaitu Yuhanies, Rizky, Tarmidzi, dan M Iskandar,” kata Direktur Narkoba Polda Riau, Kombes Victor Siagian.

 

Dalam masalah ini, Victor menyebut jika pihaknya kemudian mencari keempat orang yang dimaksud. Diketahui, Yuhanies saat itu berada di Tanjung Pinang, Kepulauan Riau. Dan akhirnya berhasil ditangkap sekitar pukul 17.00 WIB di salah satu hotel.

 

“Jumat sekira pukul 17.00 WIB, Saudara Yuhanies berhasil diamankan oleh timsus Ditnarkoba Polda Riau di Tanjung Pinang tepat di Hotel Bintan Spavilla dan setelah,” kata victor.

 

Dikatakan oleh Victor, bahwa Yuhanies merupakan oknum polisi aktif berpangkat Kompol. Dimana, Yuhanies disebut pernah menjabat Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru.

 

“Benar, Yuhanies polisi aktif. Pernah (jabat Kasat Narkoba Polresta Pekanbaru),” kata Victor.

 

Usai dilakukan pemeriksaan, keempat pelaku tersebut rupanya menggunakan sabu di dalam mobil yang tengah terparkir di belakang rumah dinas Wagub Riau.

 

“Menggunakan sabu dalam mobil yang berhenti di belakang kediaman Wagub Riau,” ujar Victor.

 

Oleh pihak kepolisian, keempatnya langsung menjalani tes urine oleh pihak kepolisian. Dan hasilnya, keempatnya dinyatakan positif methamphetamine.

 

“Setelah dilakukan tes urine diperoleh hasil positif methamphetamine. Sedangkan Rizky, Tarmidzi, dan M Iskandar diamankan Tim Opsnal Polresta Pekanbaru di Jalan Sultan Syarif Kasim,” tuturnya.

 

Sementara itu, hasil interogasi mengungkapkan bahwa keempat pelaku mengaku sebagai orang yang ada di video viral itu. Saat ini, keempatnya ditahan di Polda Riau untuk proses lebih lanjut.

 

Adapun dari keempat pelaku, polisi berhasil mengamankan sejumlah barang bukti. Yakni seperti paket narkoba jenis ganja serta botol minuman yang digunakan sebagai alat isap sabu yang terekam kamera CCTV.

 

Akibat perbuatan yang dilakukannya, pelaku dijerat Pasal 114 ayat (2) jo Pasal 112 ayat (2) UU RI No 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Dimana, ancamannya hukuman mati atau penjara paling singkat 5 tahun.