Terduga Muncikari Prostitusi Anak Kelapa Gading Diamankan Polisi

Ilustrasi Foto : Istockphoto

 

Diduga sebagai muncikari prostitusi online di Kelapa Gading, Jakarta, seorang pria berinisial DF diamankan pihak kepolisian. Mirisnya, DF dalam melakukan aksinya turut menjajakan anak perempuan berusia 11 tahun.

 

Seperti dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (8/4/2021), Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Guruh Arif Darmawan mengatakan bahwa DF berhasil diringkus di tower Emerald Apartemen Gading Nias Residence beberapa waktu lalu.

 

Iya benar, pelaku DF, laki-laki, usia 27 tahun, (dia) tidak bekerja,” kata Guruh.


Guruh menjelaskan bahwa DF beraksi dengan memanfaatkan aplikasi Michat untuk menjajakan korbannya kepada pria hidung belang. Adapun dalam akun tersebut, pelaku disebut memaparkan data bahwa korban berusia 16 tahun. Kenyataannya, korban baru berusia 11 tahun.

 

Di samping itu, Guruh juga turut mengungkapkan bahwa dalam prostitusi online ini, DF mematok tarif sebesar Rp 450 ribu. Adapun dari jumlah tersebut, korban mendapat bagian sebanyak Rp 100 ribu.

 

“Akun media sosial tersebut dibuat dan dioperasikan oleh pelaku. Jadi korban tidak mengoperasikan akun media sosial itu,” tutur Guruh.

 

Dalam pengakuannya ke polisi, DF mengaku baru sekali melakukan aksinya. Akan tetapi, Guruh mengatakan jika penyidik masih mendalami keterangan dari yang bersangkutan. Di sisi lain, Kanit Reskrim Polsek Kelapa Gading, AKP Muhammad Fajar menuturkan bahwa korban berasal dari luar kota. Dia mengatakan bahwa korban pergi ke ibu kota lantaran termakan bujuk rayu DF yang menawarkannya pekerjaan.

 

“Ya dengan berbagai cara lah. Motif ekonomi lah, dijanjiin kerja dan sebagainya, uang jajan lah, apa lah, gitu lah. Dia (korban) masih sekolah, kelas 5 SD,” ucap Fajar.

 

Akibat perbuatannya, DF dijerat UU Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti UU Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perlindungan Anak dan UU Nomor 21 Tahun 2007 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Perdagangan Orang.