Tanggapi Penangkapan Pelaku Takjil Sianida, Begini Curahan Hati Ayah Korban

Ilustrasi Foto : detik.com

 

Polisi akhirnya berhasil mengamankan pelaku pengirim takjil sianida yang menewaskan bocah anak driver ojek online (ojol) Bandiman (47), yakni Naba Faiz Prasetya (10), di Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Menanggapi hal tersebut, driver ojol yang juga ayah korban melalui kuasa hukumnya angkat bicara.

 

“Saya mewakili Pak Bandiman, karena Pak Bandiman masih di rumah. Kalau keinginannya (Nani) dituntut seumur hidup,” ujar kuasa hukum Bandiman, Chandra Siagian seperti dikutip dari laman detik.com, Selasa (4/5/2021).

 

Di sisi lain, Chandra juga turut mengapresiasi langkah kepolisian yang mampu mengungkap kasus tersebut hingga tuntas. Dalam hal ini, dia berharap kejadian serupa tidak terulang kembali.

 

“Selain itu kami mengapresiasi kepolisian yang telah mengungkap kasus tersebut,” ujarnya.

 

Sebelumnya, polisi menyebut bahwa pemesan takjil sate beracun yang menewaskan Naba Faiz Prasetya (10) pada Minggu (25/4/2021) pekan lalu yakni Nani Aprilliani Nurjaman (25). Imbas perbuatannya, Nani terancam hukuman mati.

 

“Maka dari itu peristiwa ini tersangka dikenakan pasal 340 (KUHP tentang pembunuhan berencana). Untuk ancaman hukumannya seumur hidup atau hukuman mati dan paling lama penjara 20 tahun,” kata Direskrimum Polda DIY, Kombes Burkan Rudy Satria.

 

Dijelaskan oleh Burkan, bahwa Nani telah membeli sianida secara online sejak 3 bulan yang lalu. Bahkan, dia berpenampilan berbeda saat menemui Bandiman untuk meminta tolong mengantarkan takjil sianida.

 

“Dari peristiwa ini dapat disimpulkan sudah dirancang beberapa hari atau beberapa minggu sebelumnya, untuk yang pesan KCN 3 bulan,” ucapnya.