Aksi Remaja Masjid Tarik Masker Jemaah Tuai Kecaman Keras

Detik-detik Remaja Masjid di Bekasi Bentak-bentak dan Tarik Paksa Masker Jemaah. Foto : Istimewa

 

Aksi seorang remaja Masjid Al Amanah, Medan Satria, Kota Bekasi yang membentak-bentak hingga menarik paksa masker seorang jemaah, Roni Oktavian, belakangan ini menuai kecaman keras dari banyak pihak. Bahkan, tak sedikit yang meminta agar remaja tersebut ditindak tegas.

 

Seperti dikutip dari laman detik.com, Rabu (5/5/2021), aksi kasar remaja masjid itu awalnya terungkap usai kasus jemaah Masjid Al Amanah dilarang bermasker disorot berbagai pihak. Adapun dalam video yang menunjukkan sikap kasar remaja masjid itu kemudian beredar dan dibagikan akun Twitter @kurawa.

 

Diketahui, akun @kurawa turut mengunggah utas yang menceritakan pertemuannya dengan Roni Oktavian. Dalam unggahan nomor 12, dia menyertakan video masker Roni Oktavian direbut pemuda berbaju merah yang disebut bernama Nawir. Keduanya terlibat ketegangan terlebih dahulu.

 

“Mau lu apa? Buka masker apa susahnya!” kata pemuda yang disebut bernama Nawir itu sembari menunjuk-nunjuk Roni.

 

“Lu percaya nggak ama Al-Qur’an, gua tanya, lu percaya nggak sama ayat Qur’an?” cecar Nawir.

 

Sementara di tengah keributan itu, ada pemuda berbaju batik lengan pendek dengan tas di dadanya yang mencoba menengahi. Bahkan, masker sempat menggantung di dagu pria itu. Dan dia pun menahan Nawir yang terus maju ke arah Roni Oktavian. Akan tetapi, Nawir tetap membentak-bentak Roni dan kembali menunjuk-nunjuk Roni.

 

“Mau lu apa? Kalo lu nggak mau keluar, lu ikutin peraturan di sini!” ujar Roni.

 

Ketika itu, Roni Oktavian sempat menjawab Nawir. Dan mendadak, Nawir bereaksi dengan menarik dan membanting masker Roni. Merasa tak terima diperlakukan demikian, Roni yang dari tadi duduk, kemudian bangkit namun dia ditenangkan wanita di dalam video itu.

 

Adapun kecaman kemudian datang dari berbagai pihak. Salah satunya datang dari Dewan Masjid Indonesia (DMI). Menurut DMI, remaja yang bersikap kasar tersebut perlu ditindak tegas.

 

“Menurut saya, di tengah situasi yang sangat sulit ini kasus melonjak harus ada tindakan tegas dong, biar jadi pembelajaran,” kata Ketua Departemen Kaderisasi Pemuda dan Remaja Masjid DMI, Muhammad Arief Rosyid Hasan.

 

Hal yang sama juga disampaikan oleh Ahli Utama Kantor Staf Presiden (KSP), Ali Mochtar Ngabalin. Dimana, dia meminta DKM Al Amanah di Bekasi yang melarang jemaah memakai masker agar dipidana.

 

“Untuk pembelajaran pada yang lain di masa-masa pandemi harusnya DKM Al-Amanah dipidana. Boleh jadi DKM yang terpapar seperti ini banyak di negeri kita, DMI harus bekerja keras & awasi dengan ketat karena DKM yang ginian menjadi sumber penyebaran kebencian pada pemerintah dan negara,” tulis Ngabalin lewat akun Twitter @AliNgabalinNew.

 

Di sisi lain, PP Muhammadiyah juga ikut mengecam sikap kasar remaja masjid di Bekasi itu. Dalam hal ini, Muhammadiyah meminta pengurus masjid tidak semena-mena kepada jemaah.

 

“Jangan semena-mena, apalagi itu melanggar aturan kan. Orang pakai masker itu sesuai yang sesuai aturan, yang tidak pakai masker tidak sesuai aturan zaman sekarang,” kata Ketua PP Muhammadiyah Dadang Kahmad kepada wartawan.

 

Bahkan, kecaman juga datang dari Anggota Komisi VIII DPR RI, Hidayat Nur Wahid atau HNW. Dia menilai jika remaja masjid tersebut telah mempertontonkan kemungkaran.

 

“Pertama sangat disesalkan adanya kejadian itu, karena itu tidak sesuai dengan prinsip puasa. Puasa itu kan menahan diri bukan hanya makan, minum, tapi juga emosi kan, apalagi di dalam masjid. Harusnya para takmir masjid paham betul tentang etika amar ma’ruf nahi mungkar. Jika mengingatkan itu ada etikanya, enggak mencak-mencak seperti itu,” kata HNW.

 

Sementara PKB menilai bahwa tindakan kasar remaja masjid tersebut harus menjadi evaluasi Kementerian Agama (Kemenag) dan organisasi kemasyarakatan (ormas).

 

“Tindakan pengusiran oleh pengurus DKM ke jemaah memakai masker itu tentu sangat disayangkan, ini harus menjadi evaluasi dari Kementerian Agama dan ormas soal pentingnya memberikan bimbingan kepada pengurus masjid,” kata Sekretaris Majelis Syuro PKB, Maman Imanulhaq.

 

Selain itu, Kesehatan (Kemenkes) juga turut buka suara atas sikap kasar remaja masjid itu. Dalam masalah ini, Kemenkes meminta pengurus masjid menaati aturan saat pandemi Covid-19.

 

“Ini kemarin sudah ditangani Satgas Kota Bekasi untuk mengingatkan pengurus mematuhi aturan yang sudah ditetapkan,” kata Direktur Pencegahan dan Pengendalian Penyakit Menular Langsung (P2PML) Kemenkes, Siti Nadia Tarmizi.