Kasus Warga Keracunan Ikan Pindang di Sukabumi Kini Diusut Polisi

Korban Keracunan Ikan Pindang di Sukabumi. Foto : dok polisi

 

Terkait jumlah korban keracunan ikan pindang atau ikan cue di Kampung Bolengbang RT 021 RW 004 dan warga Kampung Pasirjambu, Desa Mekarasih, Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi belakangan ini dikabarkan terus bertambah.

 

Seperti dikutip dari laman detik.com, Rabu (5/5/2021), Kapolres Sukabumi, AKBP Lukman Syarif menyebut bahwa hingga saat ini jumlah korban bertambah menjadi 19 orang. Bahkan, polisi sendiri masih menggelar penyelidikan termasuk memastikan penyebab keracunan tersebut.

 

“Menurut keterangan korban keracunan, tersebut berasal dari makanan ikan pindang atau ikab cue yang disantap pada saat berbuka puasa. Ikan laut tersebut dibeli dari seorang pedagang ikan keliling yang sudah rutin berjualan di sekitar Desa Mekarasih,” kata Lukman.

 

Di samping itu, Kapolres juga memastikan bahwa hingga saat ini anggotanya masih berada di lokasi bergabung dengan tim BPBD, TNI, Dinkes dan sejumlah unsur lainnya. Dimana, hal ini dilakukan untuk memantau perkembangan dan menyisir warga yang terindikasi mengalami keracunan.

 

“Personel kami masih berada di lokasi, memastikan kondisi warga karena kami khawatir jumlah korban akan terus bertambah saat ini tercatat ada 19 orang korban. Penanganan-penanganan juga dilakukan kepada korban yang berada di posko,” terangnya.

 

Sementara saat dikonfirmasi secara terpisah, Kapolsek Simpenan, Iptu Dadi S mengatakan bahwa adanya indikasi sementara penyebab keracunan memang berasal dari ikan pindang yang dikonsumsi warga. Akan tetapi untuk memastikan hal itu, pihaknya masih menunggu sampel yang akan dicek laboratorium.

 

“Indikasi sementara berdasarkan keterangan warga memang penyebabnya karena ikan pindang. Namun kami tetap menunggu hasil lab, untuk menentukan langkah penyelidikan berikutnya. Intinya kami masih melakukan penyelidikan, untuk keterangan korban kami masih belum lengkap karena mengingat kondisi mereka saat ini. Belum banyak keterangan yang bisa kami peroleh,” ujar Dadi.

 

Diberitakan sebelumnya, belasan warga Kampung Bolengbang RT 021 RW 004 dan warga Kampung Pasirjambu RT 023/005 Dusun Ciangkrek Desa Mekarasih Kecamatan Simpenan, Kabupaten Sukabumi mengalami keracunan. Diketahui, mereka keracunan usai menyantap ikan cue atau ikan pindang yang dijual pedagang keliling.

 

Menurut informasi yang dihimpun, warga mulai merasakan pusing dan mual usai menyantap ikan pindang saat berbuka puasa.

 

“Warga membeli ikan cue dari pedagang keliling Selasa siang tadi, mungkin sore dimasak untuk menu berbuka, malamnya mulai terasa. Hingga saat ini jumlah korban mencapai 16 orang,” kata Kades Mekar Asih, Ujang Suryadi.