Bikin Merinding, Isi Rekaman yang Diduga Percakapan Pilot Lion Air JT-610

Ilustrasi Foto : Shutterstock

Rancah.com – Beredarnya rekaman yang disebut-sebut blackbox dari pesawat Lion Air JT-610 yang mengalami kecelakaan di lepas pantai Karawang tiga tahun lalu mendadak viral di media sosial. Meski demikian, belum terkonfirmasi apakah rekaman ini benar-benar berasal dari cockpit voice recorder pesawat yang jatuh tersebut.

Seperti dikutip dari laman dream.co.id, Rabu (5/5/2021), tampak dalam video yang diunggah akun Instagram @top_world.id, terdengar percakapan pilot dan kopilot yang mengalami masalah saat sudah berada di atas ketinggian. Dimana, angka altitude (ketinggian pesawat) yang tampil di layar pilot dan kopilot tersebut ternyata berbeda.

Di sisi lain, kopilot tengah melakukan pengecekan ketinggian pesawat dan bertanya kepada terminal east tower mengenai ketinggian yang tampil di layar radar.

“Ketinggian pesawat yang tercatat dalam layar radar adalah 900 feet, namun data tersebut berbeda dengan yang tampil di pesawat,” kata narator dalam video.

Dan tak berselang lama kemudian, suasana di ruang kendali terdengar tegang dan mencekam saat kopilot mencari halaman high speed unreliable dalam buku pedoman keselamatan dan pilot mempertahankan posisi pesawat agar tidak nose down.

Dalam narator video kemudian mengatakan, jika teminal eas tower memberikan tanda flight control trouble dalam rada sistem yang menandakana pesawat tengah menghadapi masalah serius. Dan setelah halaman yang dicari kopilot ditemukan, pesawat semakin sulit untuk dikendalikan sehingga posisi pesawat terlihat turun naik layaknya roller coaster.

“Pesawat tidak mau dikendalikan sejak ditarik naik, dia pasti akan turun lagi. Kasihan penumpang pasti pada stres mereka,” kata pilot kepada kopilot.

Kemudian, pilot pun meminta kopilot untuk memanggil teknisi ke kokpit pesawat untuk turut membantu menyelesaikan masalah pada pesawat tersebut.

Selanjutnya, pilot pun melanjutkan komunikasi dengan tower, sedangkan kopilot yang saat itu memegang kendali pesawat mengalami kesulitan yang sama dengan yang dialami pilot sebelumnya. Adapun ketinggian pesawat pun semakin menurun dan tidak bisa dikendalikan hingga akhirnya terjatuh ke lautan.

Terdengar saat pesawat mulai terjatuh, pilot dan copilot mengucapkan kata “It’s the end” dan kalimat takbir.

“Oh no no no nooo…. It’s the end!!!!! Allahu Akbar!!!,” teriak pilot dan kopilot.

 

View this post on Instagram

 

A post shared by top_world.id (@top_world.idn)

Sampai berita ini ditulis, belum ada keterangan resmi dari KNKT apakah rekaman tersebut valid atau hanya hoaks.

Diberitakan sebelumnya, pesawat Lion Air JT-610 yang melayani rute penerbangan Cengkareng-Pangkal Pinang terjatuh perairan Laut Jawa lepas pantai Karawang, Jawa Barat pada 29 Oktober 2018 lalu.

Berdasarkan hasil penyelidikan mengatakan bahwa pesawat tersebut terjatuh ke laut tidak lama setelah lepas landas akibat kegagalan desain dari MCAS. Adapun dalam kecelakaan tersebut, seluruh penumpang yang terdiri dari 182 orang tewas.