Kritik Larangan Anies Baswedan Soal Ziarah Kubur, Fadli Zon Minta Mal Juga Ditutup

Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Fadli Zon. Foto : CNN Indonesia

Rancah.com – Menyusul kebijakan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan yang menutup tempat pemakaman umum (TPU) dan melarang warga berziarah kubur selama libur Idul Fitri, Wakil Ketua Dewan Pembina Partai Gerindra, Fadli Zon meminta agar Anies juga menutup mal-mal di Jakarta.

Seperti dikutip dari CNN Indonesia, Sabtu (15/5/2021), Fadli turut mempertanyakan alasan Anies melarang warga ziarah kubur. Bahkan, dia juga menyinggung soal keadilan dalam kebijakan itu.

P @aniesbaswedan , sebaiknya mal ditutup saja klu ziarah di TPU pun tak dibuka. Ini mengganggu rasa keadilan,” ucap Fadli lewat akun Twitter @fadlizon.

Dalam hal ini, Fadli turut membagikan berita soal cekcok warga dan petugas di TPU Tegal Alur, Jakarta Barat. Dimana, warga turut memprotes keras karena dilarang mengunjungi makam keluarganya. Adapun mantan Wakil Ketua DPR RI itu langsung bertanya ke Anies soal potensi penularan Covid-19 saat berziarah. Menurutnya, potensi penularan lebih tinggi di mal.

Mal di ruang tertutup ber AC, TPU di ruang terbuka. Lebih bahaya mana?” cuit Fadli Zon.

Diberitakan sebelumnya, Anies Baswedan melarang warga melakukan ziarah kubur ke pemakaman selama libur Lebaran Idul Fitri. Adapun larangan tersebut diterapkan pada 12-16 Mei.

Dalam hal ini, Anies mengatakan bahwa larangan yang sama juga diterapkan di seluruh makam di Jabodetabek. Dimana, warga baru boleh mengunjungi makam mulai Senin (17/5/2021).

“Sampai dengan hari Minggu tanggal 16 Mei, sesudah itu tempat ziarah kubur dibuka,” ujar Anies.