Malang, Nasib 3 Pemudik yang Tewas Gegara Tenggelam Kala Pilih Jalur Sungai Hindari Pos Penyekatan

Proses Evakuasi Korban. Foto : dream.co.id

Rancah.com – Nasib malang dan tragis dialami oleh tiga warga asal Riau untuk pulang ke kampung halaman. Pasalnya, ketiganya nekat mudik ke Sumatera Barat melalui jalur sungai. Dimana, perahu yang mereka tumpangi terbalik dan mengakibatkan tiga orang meninggal dunia.

Seperti dikutip dari laman dream.co.id, Minggu (16/5/2021), tim SAR dalam hal ini berhasil menemukan tiga jasad pemudik di Sungai Taluak Subanio, Nagari Muaro Paiti, Kecamatan Kapur IX, Kabupaten Limapuluh Kota, Sumatera Barat.

“Kita temukan korban terakhir ini atas nama Nofi Arisman dalam keadaan meninggal dunia,” kata Hunter Anggota Tim Basarnas Kabupaten Limapuluh Kota.

Adapun ketiga jasad korban ditemukan tidak jauh dari lokasi terbaliknya perahu yang mereka tumpangi.

“Selanjutnya, korban akan dievakuasi dahulu, sebelum diserahkan ke pihak keluarga,” ucapnya.

Sementara itu, salah seorang keluarga korban menceritakan kronologis hanyutnya tiga pemudik dari Riau menuju Sumatera Barat (Sumbar). Yang mana, ketiganya akhirnya berhasil ditemukan dalam kondisi sudah meninggal dunia pada Jumat (14/5/2021).

“Korban awalnya berangkat bersama adik kandungnya dari daerah Duri mengendarai sepeda motor,” ujar Robi Candra, salah satu sepupu korban Nofiarisman atau Nono.

Dikatakan oleh Robi, bahwa Nono sempat menaiki perahu bersama adiknya. Sementara dua korban lain yaitu Rajis dan Fadil yang juga bersepupu menaiki perahu lain.

Ketika itu, perahu yang ditumpangi Nono dan adiknya terbalik, dan adiknya terjatuh ke sungai. Kemudian, Nono berusaha menolong adik kandungnya itu, dibantu oleh dua korban lain yang mengetahui kejadian tersebut.

“Adik Nono akhirnya berhasil diselamatkan, namun saat itu salah seorang korban yang ikut menolong masih berada di dalam air,” katanya.

Dan melihat kejadian itu, Nono kembali masuk ke dalam air dengan niat untuk menolong. Akan tetapi, ketiganya justru terseret arus sungai dan dinyatakan hilang sejak Rabu (12/5/2021).