Doni Monardo Beri Imbauan Warga Waspada ‘Ping-pong’ Virus ke Jawa dan Sumatera

Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Doni Monardo. Foto : ANTARA

Rancah.com – Baru-baru ini, Ketua Satuan Tugas (Satgas) Covid-19, Doni Monardo mengatakan bahwa pihaknya turut mengantisipasi teori ping-pong kasus Covid-19 antara Pulau Jawa dan Sumatera akibat arus mudik-balik di Lebaran 2021.

Dikutip dari CNN Indonesia, Minggu (16/5/2021), Doni menyebut bahwa Sumatera mengalami lonjakan kasus aktif Covid-19 dalam satu bulan terakhir. Hal ini mengakibaykan warga yang pulang kampung lebih awal berpotensi membawa balik virus ketika pulang ke kota asal.

“Kami perlihatkan bahwa betul Sumatera mengalami tren kenaikan selama satu bulan terakhir ini. Sementara di Jawa angkanya relatif landai. Kami tidak ingin teori ping-pong ini terjadi,” ujarnya dalam Talkshow Antisipasi Mobilitas Masyarakat dan Pencegahan Lonjakan Kasus Covid-19 Pasca Libur Lebaran, pada Sabtu (15/5/2021) kemarin.

Di samping itu, Doni menuturkan bahwa saat ini angka kasus aktif di Sumatera memang sudah melandai. Akan tetapi, dia turut mengimbau kepada semua pihak untuk tetap waspada. 

“Kami baru merasa pasti mungkin pada awal minggu kedua Juni mendatang, baru kita bisa buktikan keberhasilan kita dalam penanganan pandemi Covid-19,” ucapnya.

Adapun berdasarkan data dari PT ASDP Indonesia Ferry, total 440.014 orang bergerak dari Merak menuju Bakauheni. Dimana, mereka diprediksi kembali ke Pulau Jawa dalam waktu yang hampir bersamaan.

Dalam hal ini, Satgas Covid-19 menyatakan akan mengantisipasi potensi penularan akibat arus balik ini. Salah satunya yakni dengan memastikan ketersediaan alat rapid test antigen. Tak hanya stok yang ada di wilayah Sumatera, Doni juga mengatakan Satgas Covid-19 tengah mengirim pasokan dari Pulau Jawa. Bahkan, pemerintah bekerja sama dengan berbagai pihak memastikan kesiapan angkutan transportasi penyeberangan.

“Kami mengoptimalkan seluruh kapal feri yang ada sebanyak 69 unit, kemudian dermaga diminta operasi full sebanyak tujuh dermaga, kemudian logistik yang ada di semua pos pemeriksaan baik yang ada di ruas jalan tol, non tol, dan Pelabuhan Bakauheni kami harapkan bisa optimal,” ujarnya.

Dinyatakan oleh Doni, bahwa rumah sakit, ruangan tes swab, hingga isolasi juga disiapkan bagi pelaku perjalanan yang reaktif virus Covid-19

“Mereka yang reaktif dengan swab antigen maka akan dibawa ke ruang isolasi, di sini pemerintah Provinsi Lampung siapkan beberapa fasilitas wisma dan rusun yang ada, kalau masih kurang pemerintah pusat akan memberikan dukungan untuk siapkan hotel dan losmen yang tersedia di Lampung dan sekitarnya,” tuturnya.