Akhir Masalah Ortu Marahi Kasir Indomaret Gegara Anak Top Up Game Online Berakhir Minta Maaf

Ilustrasi Foto :  detik.com

Rancah.com – Belakangan ini, media sosial dihebohkan dengan video viral orang tua bernama Azhar Efendi memarahi kasir Indomaret lantaran anaknya top up voucher game online. Diketahui, anak Azhar membeli voucher game online hingga Rp 800 ribu.

“Sekarang gini, perlindungan konsumen itu di mana? Tahu nggak kalian? Dewasa nggak kalian?” ujar Azhar dalam video yang tersebar di medsos seperti dikutip dari laman detik.com, Minggu (16/5/2021).

Dalam video yang beredar, Azhar terlihat terus mencecar petugas kasir. Bahkan, dia mempertanyakan aturanaturan apakah anak di bawah umur untuk membeli voucher hingga Rp 800 ribu.

Usai video itu viral di medsos, pihak Indomaret angkat bicara. Dalam hal ini, Marketing Director PT Indomarco Prismatama (Indomaret), Wiwiek Yusuf mengatakan bahwa pihaknya tidak akan membedakan pelanggan yang datang. Sebab, menurutnya apa yang dilakukan kasir sebagai bentuk pelayanan terhadap pelanggan.

“Kami prinsipnya memberikan layanan dan menerima masukan pelanggan. Mungkin saja situasi dan kejadian di keluarga bapak membuat bapak tersebut datang ke toko memberikan masukan ke kami. Tim toko sudah berusaha jelaskan dan memberikan alternatif untuk coba hubungi call center Unipin,” ujar Yusuf.

Dan selang beberapa waktu, Azhar melalui sebuah video yang yang turut menyampaikan permintaan maafnya. Dia meminta maaf karena telah memarahi kasir Indomaret di Simpang Mayang Perdagangan, Kabupaten Simalungun, Sumatera Utara.

“Dalam video ini, saya, Azhar Efendi, dalam hal ini hendak mengklarifikasi atas video yang tersebar dari saya di Indomaret Simpang Mayang Perdagangan,” kata Azhar.

Diakui Azhar, bahwa dirinya tidak paham mengenai sistem pembelian voucher game online. Dan karena itulah dia tersulut emosi dan langsung memarahi kasir Indomaret.

“Hal ini murni karena ketidaktahuan saya atas sistem pembelian voucher game online yang telah dibeli oleh anak saya sehingga saya larut dalam emosi,” ujarnya.

Sementara itu, permintaan maaf itu diterima oleh Indomaret. Dimana, Azhar dan Indomaret telah menyelesaikan masalah tersebut secara kekeluargaan.