Begini Balasan Cuitan Kocak Netizen Soal Akun BIN yang Anjurkan Minum Susu

Ilustrasi Foto : dok. Screenshot Twitter

Rancah.com – Belakangan ini, cuitan Badan Intelijen Negara (BIN) diakun Twitter resmi @binofficial_ri yang mengunggah foto anjuran minum susu, turut dikomentari berbagai komentar kocak dari para netizen.

Seperti dikutip dari CNN Indonesia, Kamis (10/6/2021), tampak dalam akun BIN tersebut memperlihatkan foto susu putih yang diunggah dengan keterangan foto : “minum susu untuk menjaga kesehatan dan kekuatan tulangmu”.

Adapun beberapa netizen menanggapi dengan heran isi cuitan ini dengan berkomentar mengira ini adalah akun Kementerian Kesehatan seperti dicuitkan akun @Afans_rb.

“Saya kira ini Tweet Official Account Kemenkes,” tulisnya.

Bahkan, netizen lain pun turut mengunggah gambar dengan ekspresi ternganga membalas cuitan BIN.

“Ini beneran twitternya BIN?

Sedangkan para netizen lain mencuit, “Alamak kirain ada info negara apa.”

Adapun salah satu pemilik akun @pakbr bahkan mengajukan sejumlah akun negara lain mulai dari CIA hingga Mossad sebagai contoh akun BIN agar bisa berbenah.

Namun, beberapa netizen lain malah membalas dengan cuitan kocak bahwa anjuran ini pasti adalah bahasa kode yang harus dipecahkan lantaran diunggah oleh Badan Intelejen Negara seperti dicuitkan @donyaditya7.

“Mencoba scroll beberapa tweet dari akun ini, dan tidak menemukan tweet yang menunjukkan BIN sebagai Badan Intelijen. Apakah memang tweet dari akun ini disajikan dalam bahasa kode?”

Tak hanya itu, akun @jundirobani juga memberi unggahan gambar cuitan BIN dengan menghapus sebagian tulisan dan menunjukkan kata-kata ‘Musuh datang’.

Sedangkan pemilik akun @__fgm__ turut memberikan interpretasi kode lain untuk cuitan ini.

“Minum susu: Rumah Warna Putih
Menjaga kesehatan: Jaga sekeliling, perhatikan orang yg keluar masuk rumah.
Kekuatan Tulangmu: pastikan ketika ada aba2 untuk bergerak, kekuatan armada tersanggupi,” tulisnya.

Merespon adanya cuitan ini, Deputi VII BIN, Wawan Hari Purwanto menjamin bahwa unggahan tersebut hanya merupakan pesan bagi generasi muda tak abai dengan kesehatan. Bahkan, dia mengatakan bahwa tak ada pesan tersembunyi lain dari unggahan itu.

“Tidak ada tendensi ke mana-mana kecuali hanya mengingatkan generasi muda agar tidak abai akan hal tersebut, agar bangsa kita jadi bangsa yang kuat,” kata Wawan.

Di sisi lain, badan negara yang bergerak di bidang intelijen itu pun mengingatkan sejumlah penyakit yang bisa timbul akibat kekurangan vitamin D. Di antaranya seperti keropos hingga kelainan pertumbuhan tulang akibat kekurangan vitamin D, kalsium dan fosfat.