Video Viral Aksi Anak SD Flying Fox ke Sekolah, Kades Sebut Jalan Pintas

Momen Anak SD Bergelantungan di Keranjang Seberangi Sungai Menuju ke Sekolah. Foto : Arsip Istimewa

Rancah.com – Demi menghemat waktu tempuh menuju sekolah, aksi anak SD di Kampar, Riau yang menyeberangi sungai dengan cara bergelantungan di keranjang ala flying fox mencuri perhatian publik.

Seperti dikutip dari CNN Indonesia, Jumat (11/6/2021), aksi tersebut terlihat dalam video berdurasi 29 detik yang viral di media sosial. Tampak ketiga anak SD tersebut tengah memegang erat keranjang yang dikaitkan ke tali yang melintang di atas sungai.

Dan secara bersama-sama, mereka kemudian meluncur sambil bergelantungan menyeberangi sungai di bawahnya. Setibanya di bibir sungai seberang, ketiganya pun langsung menjatuhkan badan.

Menurut keterangan Kepala Desa (Kades) Kuntu, Kampar, Riau, Asril Bakar mengatakan bahwa lokasi dalam video itu berada di desanya, yakni Sungai Siantan. Dimana, sungai tersebut merupakan perbatasan antara Desa Kuntu dan Desa Kuntu Darussalam, Kampar Kiri, Kabupaten Kampar, Provinsi Riau.

Asril mengatakan bahwa aksi siswa SD itu dilakukan demi menghemat waktu tempuh.

Kan itu sebagai jalan pintas. Dan mereka mau ambil jalan pintas untuk ke sekolah. Ya sebenarnya, ada jalan lain, lewat Jl KUD,” kata Asril.

Si samping itu, Asril juga menyebut jika keranjang flying fox itu, juga kerap dipakai anak TK, anak SMP, dan warga desa lainnya.

“Sepanjang yang saya ketahui itu adalah dari perkebunan swasta, itu adalah tempat langsiran buah sawit. Kemudian dari investigasi kami, itu memang ada siswa SD tujuh orang, kemudian TK, dan SMP masing-masing dua orang,” kata Asril.

Menurut Asril, para siswa itu juga bisa menyeberangi sungai dengan berjalan kaki jika air sedang dangkal.

“Kalau air dangkal ya enggak perlu pakai bergelantungan. Jalan saja bisa di sana, lepas sepatu, jalan kaki karena sungai itu dangkal. Kalau air naik, ya, gelantungan,” tuturnya.

Sementara saat dihubungi secara terpisah, Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) akan mengecek lokasi siswa tersebut.

“Kami sedang dalami kepastian titik lokasinya di mana,” kata Ketua KPAI, Susant.

Berikut videonya yang diunggah di akun YouTube Aabe channel