Kampus UPI Mendadak Dikaitkan dengan Sunda Empire

6c341fa1-80f0-4a94-9021-97dbfff8ba80_169
Aktivitas kelompok Sunda Empire di Taman Isola UPI. (Foto: tangkapan layar YouTube)

Rancah.com – Belum selesai perbincangan publik tentang Keraton Agung Sejagat, kini muncul kelompok serupa tapi tak sama bernama Sunda Empire-Earth Empire. Berasal dari Bandung, Jawa Barat, kelompok ini lebih terlihat seperti kesatuan militer angkatan darat ketimbang kerajaan. Usai pendeklarasian yang bikin publik mengeryitkan dahi keheranan, kelompok Sunda Empire kembali mengadakan kegiatan yang berlokasi di kampus Universitas Pendidikan Indonesia (UPI).

Mengaku sebagai Panitia Pembangunan Kota Bandung, pihak internal kampus UPI tidak mencurigai  kegiatan tersebut terkait dengan kelompok Sunda Empire yang tengah viral. Sebab menurut penuturan Yana Setiawan selaku Kepala Seksi Hubungan Eksternal Kantor Humas UPI saat ditemui di Kampus UPI pada Jumat 17 Januari kemarin, kelompok tersebut meminjam tempat baik di dalam maupun diluar ruangan hanya untuk kegiatan reuni dan halalbihalal. Lanjut Yana, pengajuan izin itu sudah sesuai dengan prosedur yang ada sembari juga berkoordinasi dengan pihak petinggi UPI berikut kepolisian dan kewilayahan setempat. Izin tersebut diakuinya hanya diberikan di tanggal 8 Maret 2017 saja, tak lebih.


Menyoal izin penggunaan Taman Isola sebagai tempat berkegiatan terduga kelompok Sunda Empire di tahun 2018 dan 2019 yang ramai beredar melalui video Youtube, Yana menolak tegas kegiatan tersebut. Menurutnya, ia tidak akan pernah mengizinkan pihak eksternal manapun melakukan kegiatan yang menyimpang dari nafas kampus sebagai civitas akademika yang menjunjung tinggi Pancasila, UUD 45, NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika. Merasa prihatin dengan pemberitaan yang mencoreng citra univesitasnya, Yana menegaskan sama sekali tidak ada mahasiswa maupun anggota civitas akademika UPI yang terlibat kelompok Sunda Empire tersebut. Yana menambahkan, dirinya selalu menumbuhkan prinsip taat hukum sebagai warga negara yang baik kepada para mahasiswa maupun kepada rekannya sesama civitas akademika.



    KOMENTAR