Home Berita Internasional Aksi Teror Bom Bunuh Diri di Sri Lanka: 137 Orang Dipastikan Tewas,...

Aksi Teror Bom Bunuh Diri di Sri Lanka: 137 Orang Dipastikan Tewas, Potongan Tubuh Berserakan

171

rancah.com – Kepolisian Sri Lanka melaporkan jumlah korban tewas dalam serangkaian ledakan yang mengguncang hotel mewah dan gerejapada Minggu (21/4/2019) telah mencapai 137 orang.

Seperti diketahui, ledakan bom mengguncang tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka saat umat Kristen merayakan Paskah.

Berdasarkan informasi yang dikutip dari BBC, Setidaknya ada enam ledakan bom dilaporkan terjadi di tiga gereja dan tiga hotel di Sri Lanka ketika umat Kristen merayakan Paskah.

Tiga gereja yang menjadi serangan bom ini berada di Kochchikade, Negombo dan Batticaloa.

Berikut sejumlah hal terkini soal teror di gereja dan hotel di Sri Lanka yang bertepatan pada perayaan Paskah:

Baca :   Empat Panitia Tour Jihad 22 Mei dari Surabaya Diamankan Polisi

Korban tewas

Kepada kantor berita AFP, pejabat polisi mengatakan setidaknya ada 45 orang yang tewas di Kolombo, di tiga hotel dan sebuah gereja.

Sementara itu, 67 orang lainnya tak lagi bernyawa dalam serangan pada gereja di Negombo, dan 25 orang tewas di gereja di kota Batticaloa.

Rangkaian insiden Ledakan pertama dilaporkan terjadi di gereja St Anthony’s Shrine di Kolombo dan Gereja St Sebastian di kota Negombo.

Puluhan orang terluka dalam ledakan di St Anthony. Tak lama setelah ledakan itu dilaorkan, polisi mengonfirmasi tiga hotel di Colombo juga diguncang ledakan bersama dengan sebuah gereja di Batticaloa.

Baca :   SBY: AHY Dibully Setelah Bertemu Jokowi, Saya Tahu Serangan Itu Dari Mana

Seorang pejabat di rumah sakit Batticaloa mengatakan, lebih dari 300 orang telah dirawat karena menderita luka-luka akibat ledakan.

Belum ada klaim

Belum diketahui seperti apa sifat dari ledakan tersebut. Sejauh ini, belum ada klaim pihak yang mengaku melakukan serangan.

Presiden Sri Lanka Maithripala Sirisena mengaku terkejut dengan peristiwa itu dan meminta masyarakat untuk tenang.

Pemandangan mengerikan

Di Twitter, Menteri Keuangan Mangala Samaraweera mengatakan serangan itu merupakan “upaya terkoordinasi untuk membunuh, kekacauan dan tindakan anarkis” dan mengakibatkan jatuhnya korban “banyak orang tak berdosa”.

Baca :   13 Terduga Serangan Bom Ditangkap Otoritas Sri Lanka

Seorang menteri lainnya, Harsha de Silva, menggambarkan “pemandangan mengerikan” di Gereja St Anthony di Kochchikade, dengan mengatakan ia melihat “banyak bagian tubuh berserakan”.



Loading...
Komentar Anda