Sentilan Jusuf Kalla Terkait Protokol Kesehatan Yang Selalu Dilanggar Masyarakat

Jusuf Kalla Foto : Muhammad Ridho/detik.com

 

Dikutip dari laman detik.com (21/5/2020), melalui konferensi pers yang disiarkan akun YouTube BNPB pada Rabu (20/5/2020), Ketua Palang Merah Indonesia (PMI), Jusuf Kalla (JK) mengaku gerah dengan sikap masyarakat Indonesia lantaran masih banyaknya orang yang melanggar protokol kesehatan yang ada.

 

“Yang pertama diperlukan pemahaman bahwa virus berbahaya ini dapat menular bahkan mematikan kepada siapa saja orang-orang yang tidak mengikuti aturan, yang tidak waspada dan tidak disiplin,” tutur JK.

 

Menurut Jk, banyaknya masyarakat yang masih tidak mematuhi anjuran dari pemerintah bukan tidak mungkin dapat tertular atau pun ditularkan dari orang lain.

 

“Jadi teorinya seperti ini, kita semua yang tidak disiplin sesuai dengan apa yang dianjurkan pemerintah akan menular atau ditularkan, dua hal tersebut kalau anda tertular apabila juga tidak hati-hati akan menularkan,” ujarnya.

 

Bahkan mantan wakil presiden ini tak segan-segan untuk menyentil sikap masyarakat yang masih saja ada yang melanggar anjuran pemerintah dalam mencegah penyebaran virus corona. Padahal, informasi terkait aturan-aturan tersebut selalu disiarkan setiap hari.

 

“Seperti yang telah dikatakan tadi, yang pertama diharuskan untuk menghindari virus yaitu dengan disiplin, tinggal di rumah, dan selalu memakai masker jika keluar serta tidak lupa untuk mencuci tangan. Rule itulah yang setiap hari diucapkan dan dipahami di TV. Dan yang tiap hari juga banyak orang melanggarnya. Itulah sebabnya mengapa virus ini tidak akan berhenti apabila banyak orang melanggar aturan-aturan tersebut,” ujar JK.

 

Terkait penularan virus corona, JK bahkan tak henti-hentinya untuk mengingatkan risiko pribadi dan keluarga yaitu dengan mengajak masyarakat untuk berjuang bersama melawan Covid-19.

 

“Jangan lupa risiko ini pribadi dan risiko masyarakat, apabila anda tidak teliti anda kena diri sendiri, dan apabila kena sendiri anda kena keluarga anda, anda kena masyarakat, anda punya dosa besar, dalam situasi ini, baik yang menerima sebaran itu biak yang menularkan, kita harus berjuang bersama-sama melawan virus ini dengan mematikannya,” tuturnya.

 

JK menambahkan, jika peran masyarakat dengan tetap semangat, saling gotong royong dan mentaati peraturan dalam membantu pemerintah untuk memutus rantai penyebaran virus corona saat ini sangat penting untuk dilakukan.

 

“Seperti yang saya katakana mengenai suatu segitiga yang seharusnya dilakukan bersama-sama yaitu, upaya menghindari virus yang dilakukan dengan cara tetap tinggal di rumah dengan segala upaya kesehatan dan sebagainya, melawan dengan mematikan virus tersebut, kemudian lakukan persiapan apabila ada hal yang nantinya bakal terjadi terjadi penurunan dengan tetap mengupayakan kesehatan. Teruntuk seluruh masyarakat Indonesia, mari kita semua bangkitkan semangat persatuan, yang dimaksud persatuan disini bukan persatuan untuk merdeka karena kita sudah merdeka, dan yang dimaksud semangat disini bukan untuk tingkatkan nasionalisme karena kita sudah nasionalis, tapi semangat untuk menyelamatkan bangsa dari masa-masa kesulitan seperti saat ini,” punkas JK.