Warga di Jabodetabek Diizinkan Polisi Untuk Mudik Lokal

Mudik Lokal di Jabodetabek. Foto : kompas.com

 

Menjelang Hari Raya Idul Fitri yang jatuh pada tangggal 24 Mei 2020, Pemprov DKI Jakarta telah melakukan imbauan kepada seluruh warganya agar tidak melakukan mudik lokal di wilayah Jabodetabek guna memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19.

 

Dikutip dari laman kompas.com (23/5/2020), meskipun aturan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) yang diperpanjang hingga 4 Juni 2020, namun pihak kepolisian masih mengizinkan warga Jabodetabek untuk bergerak seperti misalnya membeli kebutuhan menjelang hari Lebaran. Bahkan, silatuhrami ke sanak keluarga di wilayah Jabodetabek diizinkan.  

 

Pada Jumat (22/5/2020) melalui konferensi video, Kasubdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP

Fahri Siregar mengatakan, jika dirinya membenarkan terkait pihak kepolisian yang mengizinkan warga mudik lokal di wilayah Jabodetabek.

 

“Sesuai dengan Pergub 47/2020, yang memiliki KTP elektronik Jabodetabek, itu saja diperbolehkan (berpergian) di wilayah aglomerasi,” ujar Fahri.

 

Menurut Fahri, selama penerapan aturan PSBB berlangsung, pergerakan warga telah diatur dalam Permenhub 25/20 yang melarang warganya keluar dari wilayah aglomerasi, keluar/masuk wilayah PSBB atau keluar/masuk ke wilayah yang ditandai sebagai zona merah.

 

“Jadi kami sepakat bahwa untuk perjalanan dalam kota, selama dia bergeraknya di Jabodetabek itu diperbolehkan,” ucap Fahri.