Mendikbud Tanggapi Rumor Sekolah Akan Dibuka Kembali Bulan Juli Nanti

Rancah.com – Ramai pemberitaan di media terkait kabar mengenai kegiatan belajar mengajar di sekolah akan kembali aktif pada bulan Juli mendatang. Kini Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Anwar Makarim menegaskan bahwa keputusan untuk pembukaan belajar di sekolah akan ditetapkan berdasarkan pertimbangan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Melansir dari detik.com, meskipun pihaknya sudah menyiapkan berbagai skenario, namun pelaksanaannya nanti akan tetap mengikuti pertimbangan dari gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

“Harus diketahui bahwa Kemendikbud sudah siap dengan semua skenario. Kami sudah ada berbagai macam. Tapi tentunya keputusan itu ada di dalam gugus tugas, bukan Kemendikbud sendiri. Jadi, kami yang akan mengeksekusi dan mengkoordinasikan” ujarnya dalam keterangan tertulis, Sabtu (23/05/20).

Pernyataan tersebut disampaikan Nadiem dalam rapat kerja secara telekonferensi dengan Komisi X Dewan Perwakilan Rakyat (DPR), di Jakarta pada hari Rabu (20/05/20).

Nadiem juga mengatakan terkait keputusan waktu dan metode belajar juga akan berlandaskan sesuai dengan pertimbangan gugus tugas percepatan penanganan Covid-19.

Menanggapi rumor yang beredar terkait adanya kabar dan pemberitaan Kemendikbud akan membuka sekolah pada tahun ajaran baru nanti di bulan Juli adalah tidak benar.

“Kami tidak pernah mengeluarkan pernyataan kepastian, karena memang keputusannya bukan di kami. Jadi mohon stakeholder atau media yang menyebut itu, itu tidak benar” tegas Nadiem.

Usai rapat kerja kemarin, Nadiem juga menjelaskan terkait kegiatan pembelajaran yang nantinya akan dimulai mulai tahun ajaran baru bahwa nantinya metode pembelajaran yang digunakan dalam kegiatan pembelajaran antara peserta didik dan pendidik akan disesuaikan dengan keadaan dan kesehatan masyarakat di masing-masing wilayah. Sehingga Nadiem juga belum tahu ke depannya KBM akan diselenggarakan tetap di rumah seperti kemarin atau justru kembali normal dengan belajar di sekolah.

Tentunya para peserta didik dan pendidik juga rindu dengan kegiatan belajar mengajar yang selama ini di sekolah. Walaupun saat ini sistem pembelajaran diubah dengan sistem e-learning tentunya membuat sebagian orang tua dan peserta didik belum memahami sepenuhnya terkait materi yang dipelajari.

Mari sama-sama kita berdoa ya semoga pandemi ini lekas berakhir, sehingga semuanya dapat berjalan normal kembali. Aamiin

0