Keputusan PSBB Transisi DKI Jakarta Diumumkan Paling Lambat 2 Juli

Foto: Anies Baswedan (instagram.com/aniesbaswedan)

Rancah.com – DKI Jakarta adalah wilayah yang pertama kali melakukan Pembatasan Berskala Sosial Berskala Besar (PSBB). Sudah menjalani PSBB beberapa pekan, DKI Jakarta saat ini sedang menjalankan PSBB transisi. Dimana sudah 2 tahap berselang dan akan berakhir pada tanggal 2 Juli 2020.

Dikutip dari CNN Indonesia (30/6/2020), kasus Covid-19 di DKI Jakarta hingga Senin (29/6/2020) mencapai 11.080 kasus, dengan rincian 6.118 orang dinyatakan telah sembuh dan 636 orang meninggal dunia. Anies Baswedan, Gubernur DKI Jakarta mengatakan bawa data kasus positif Covid-19 dipantau telah menurun selama PSBB Transisi. Kalaupun ada kenaikan, hal itu dikarenakan tes PCR yang tingkatan di sejumlah wilayah di Jakarta.

Data Covid-19 tersebut merupakan hal penting untuk memutuskan kelanjutan PSBB Transisi. Pasalnya PSBB transisi akan berakhir pada tanggal 2 Juli 2020 mendatang. Sebelumnya dikutip dari Liputan 6 (30/6/2020), berdasarkan Surat Keputusan (SK) Gubernur DKI Jakarta Nomor 563 Tahun 2020 tentang Pemberlakuan, Tahapan, dan Pelaksanaan Kegiatan/Aktivitas PSBB pada Masa Transisi Menuju Masyarakat Sehat, Aman, dan Produktif masa berlaku PSBB transisi dibagi dua tahap. 

Tahap pertama sudah dilakukan pada tanggal 5 Juni 2020 hingga 18 Juni 2020 selama 14 hari. Tahap kedua dilakukan pada tanggal 19 Juni 2020 hingga 2 Juli 2020 selama 14 hari pula. Pada tahap tersebut, ruang publik yang diperbolehkan dibuka secara bertahap. Dimana tahap pertama tempat ibadah, aktivitas perkantoran, hingga pembukaan mal diperbolehkan buka. Sedangkan pada tahap kedua fasilitas umum misalnya  taman rekreasi indoor dan outdoor.

Semakin mendekati masa beraakhir PSBB Transisi, Anies Baswedan belum mengumumkan kelanjutannya. Namun, Anies Baswedan memastikan akan segera mengumumkan langkah selanjutnya setelah PSBB Transisi.

“Insyaallah (PSBB transisi) kan sampai tanggal 2 Juli. Jadi berakhir tanggal 2 Juli, nanti akan kami umumin sebelum atau pas tanggal 2-nya,” kata Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan di Balai Kota, Jakarta, Selasa (30/6).

Anies Baswedan juga mengatakan bahwa data yang masuk masih dalam pemantauan. Dimana data tersebut akan menjadi patokan pelaksanaan PSBB selanjutnya di DKI Jakarta.