Home Berita Nasional Jokowi Singgung Hoaks dan Fitnah di Upacara Hari Lahir Pancasila

Jokowi Singgung Hoaks dan Fitnah di Upacara Hari Lahir Pancasila

238
Presiden Jokowi menjadi inspektur upacara peringatan Hari Lahir Pancasila. Foto: Niken Purnamasari /detikcom

Rancah.com – Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengatakan perkembangan teknologi informasi menjadi salah satu tantangan berat menjunjung tinggi nilai-nilai luhur Pancasila.

Menurutnya, perkembangan teknologi memberi ruang kepada berita bohong alias hoaks, hujatan dan fitnah.

Hal itu disampaikan Jokowi saat memberikan amanat dalam Upacara Peringatan Hari Lahir Pancasila, di Halaman Gedung Pancasila, Kementerian Luar Negeri, Jakarta, Sabtu (1/6).

“Perkembangan teknologi khususnya teknologi informasi juga menjadi tantangan berat karena semakin memberi ruang kepada berita bohong, bahkan hujatan dan fitnah,” kata Jokowi.

Baca :   Penyebar Hoaks Kecurangan Rekapitulasi Suara di Bandung Dibekuk Polisi

Jokowi menyebut Pancasila bisa menjadi pemandu dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Ia mengatakan Pancasila memiliki nilai-nilai luhur yang berketuhanan, berkeadilan sosial, berpersatuan, berkerakyatan, dan berkeadilan sosial.

“Kita paham bahwa perjuangan untuk menjunjung tinggi nilai-nilai tersebut tidak lah mudah, tantangan internasional semakin berat, keterbukaan dan persaingan yang semakin tinggi,” ujarnya.

Menurut Jokowi, permasalahan dalam negeri seperti kemiskinan dan ketimpangan juga masih menjadi tantangan serius. Namun, kata mantan wali kota Solo itu, seluruh elemen bangsa harus optimistis sejumlah masalah internal bisa diatasi.

Baca :   Muncul Orang Mengaku Imam Mahdi, Ketua MUI Depok Beri Peringatan

Jokowi menyebut pemerintah telah membangun infrastruktur yang mempersatukan bangsa, berhasil menurunkan angka kemiskinan, menurunkan ketimpangan, hingga menjaga pertumbuhan ekonomi dan pertumbuhan peluang kerja di tengah ekonomi dunia yang sedang bergejolak.

Jokowi menambahkan bahwa untuk ke depan pembangunan Sumber Daya Manusia (SDM) akan mendapat perhatian lebih. “SDM yang kompeten dalam mensejahterakan masyarakat, yang berakhlak mulia, yang berpancasila, yang akan membawa Indonesia menjadi negara yang dicita-citakan oleh para founding fathers kita,” ujarnya.

Dalam upacara ini, Ketua MPR Zulkifli Hasan didapuk menjadi pembaca teks Pancasila, sementara Ketua DPR Bambang Soesatyo membaca pembukaan Undang-Undang Dasar 1945.

Baca :   Real Count KPU 30%: Jokowi-Amin 55,80% Prabowo-Sandi 44,20%

Sumber: CNNIndonesia


Loading...
Komentar Anda