Patuhi Protokol Kesehatan, Pasien Sembuh Corona di Gresik Meningkat Tajam

corona

Rancah.com –  Kabar bahagia datang dari Kabupaten Gresik, pemerintah setempat mengabarkan Dalam dua hari terakhir secara berurutan, pasien yang sebelumnya dinyatakan positif corona (Covid-19) kini sudah dinyatakan sembuh dari di Kabupaten Gresik meningkat cukup signifikan.

Melansir dari laman Kompas.com, Dinas Kesehatan (Dinkes) Gresik menyatakan, sebanyak 82 pasien sembuh dari Covid-19, Jumat (24/07/20). Sebuah rekor baru catatan kesembuhan pasien dalam satu hari, setelah sehari sebelumnya mereka mengumumkan ada sebanyak 78 pasien sembuh.

Sebanyak 82 pasien yang dinyatakan sembuh pada hari ini, sembilan diantaranya berasal dari Kecamatan Balongpanggang, tiga dari Kecamatan Benjeng, tujuh dari Kecamatan Driyorejo, 18 dari Kecamatan Gresik kota, empat dari Kecamatan Kebomas, 26 dari Kecamatan Manyar dan 15 lainnya dari Kecamatan Menganti.

“Kita semua harus syukuri, bahwa angka kesembuhan Covid-19 di Gresik dari hari ke hari semakin baik dan meningkat. Bahkan, hari ini dua kali lipat lebih dari angka penambahan positif,” ujar Saifudin Ghozali selaku Kepala Dinkes Gresik.

Selain mengonfirmasi pasien sembuh, Dinkes Gresik juga mengumumkan tambahan kasus baru yang ada di Gresik bertambah sebanyak 33, dengan catatan satu orang meninggal dunia. Tambahan ini membuat catatan baru virus corona dengan total pasien yang positif terkonfirmasi sebanyak 1.594 kasus. Rinciannya, sebanyak 780 pasien masih dirawat, 138 meninggal dunia dan 676 dinyatakan sembuh.

Meskipun demikian, Ghozali tetap memberikan ucapan terima kasih kepada semua tenaga medis yang telah membantu banyak orang menangani virus yang menyerang pau-paru.

“Terima kasih kepada semua dokter, tenaga medis, pihak rumah sakit dan puskesmas, serta semua pihak,” ucap dia.

Dengan masih banyaknya kasus positif baru yang terjadi, membuat Ghozali tetap mengingatkan kepada seluruh masyarakat setempat untuk tetap bekerjasama dengan mematuhi dan mentaati protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah.

“Tapi yang paling penting adalah, tetap dan wajib waspada, serta tegakkan protokol kesehatan. Sebab, tenaga kesehatan adalah benteng terakhir dalam penanganan Covid-19. Mari kita bantu dengan menegakkan protokol kesehatan,” pungkas dia.

0