Home Berita Nasional Data Kemenangan Prabowo Berubah-ubah, TKN: Kayak Tebak Skor

Data Kemenangan Prabowo Berubah-ubah, TKN: Kayak Tebak Skor

159
Prabowo-Sandiaga

Rancah.com –  Tim Kampanye Nasional Jokowi – Ma’ruf Amin mengatakan  jika klaim kemenangan 52% milik Prabowo Subianto – Sandiaga Uno tidaklah wajar. TKN pun mempertanyakan kebenaran data tersebut.

“Publik juga melihatnya aneh. Kayak tebak-tebakan skor saja berubah-ubah. Artinya data di internal mereka tidak sinkron,” kata anggota TKN Jokowi-Ma’ruf, Achmad Baidowi kepada wartawan, Kamis (13/6).

Menurutnya, wajar jika selama ini publik meragukan validitas data internal Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi. Karena itu, lanjut dia, TKN akan memperkuat data ketika menghadapi sidang gugatan sengketa Pilpres 2019 di MK nanti.

Baca :   Jokowi Akui Ada Pesan Rahasia yang Dititip ke Luhut untuk Prabowo

“Ini menjadi pembenar atas keraguan terhadap validitas data yang diajukan. Kami sepenuhnya menyerahkan pada proses persidangan di MK. Tentu kami sebagai pihak terkait akan memperkuat argumentasi dan data,” ujar politikus PPP itu.

Selain soal klaim menang 52%, Prabowo-Sandi juga menyertakan bukti mereka mendapatkan 0 suara di ribuan TPS. Menurut Awiek, hal serupa juga terjadi kepada Jokowi-Ma’ruf di sejumlah TPS lainnya.

“Jika mereka mempersoalkan ada TPS perolehan suara 02 nol, maka di beberapa TPS di Jatim juga terjadi sebaliknya. Ada TPS yang perolehan 01 juga nol,” tegas Awiek.

Baca :   Kesaksian Dokter Tompi Membedah Kebohongan Ratna

Sebelumnya menurut laporan detikcom, Rabu (13/6), Prabowo Subianto-Sandiaga Uno mengklaim menang Pilpres dan memperoleh 68.650.239 suara sebagaimana perhitungan KPU. Tapi Prabowo menilai suara Jokowi-Ma’ruf digelembungkan KPU sehingga ia kalah.

Berdasarkan keputusan KPU, Jokowi-Ma’ruf Amin mendapatkan 85.607.362 suara. Versi Prabowo, angka itu digelembungkan dari jumlah seharusnya, yaitu 63.573.169 suara.

“Berdasarkan dokumen C1 yang dimiliki oleh Pemohon, perolehan suara Pemohon adalah 68.650.239 atau 52 persen,” kata Bambang Widjojanto (BW) dkk.


Loading...
Komentar Anda