Home Berita Politik Bahas Upah Buruh di Istana, Said Iqbal: Presiden Setuju Revisi PP 78/2015

Bahas Upah Buruh di Istana, Said Iqbal: Presiden Setuju Revisi PP 78/2015

94

rancah.com  – Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPI) Said Iqbal mengungkapkan suasana pertemuannya dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Istana Bogor. Said mengatakan, momen pertemuannya dengan Jokowi berlangsung sangat cair.

“Nggak ada nuansa politis, sangat cair. Pak Moeldoko benar, sangat cair, tenang, Pak Jokowi juga banyak tersenyum dan sangat mengapresiasi apa yang disampaikan,” kata Said Iqbal di Jl Kertanegara, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Jumat (26/4/2019).

Said Iqbal mengatakan pertemuan itu membahas soal revisi PP nomor 78 tahun 2015 tentang pengupahan buruh. saat pertemuan berlangsung turut hadir juga Presiden Konfederasi Serikat Pekerja Seluruh Indonesia (KSPSI) Andi Gani, Presiden Konfederasi Serikat Buruh Sejahtera Indonesia (KSBSI) Mudhofir Khamid, Presiden Konfederasi Serikat Nasional (KSN) Muchtar, dan Ketum Konfederasi Persatuan Buruh Indonesia (KPBI) Saiful Musi dan Ilhamsyah Boing.

Baca :   Habib Rizieq Shihab Serukan #2019GantiPresiden Diganti #2019PrabowoPresiden

Berkumpulnya perwakilan buruh menemui Jokowi menegaskan bahwa pertemuan tersebut mendiskusikan soal hak pekerja.

“Saya memang mewakili kawan-kawan buruh menyampaikan alasan mengapa PP 78 harus direvisi, karena Pak Jokowi kan sudah berjanji dalam kampanyenya pada waktu itu di Bandung, pada teman-teman buruh Pak Jokowi komitmen memenuhi janjinya. Maka kita bertemu pada waktu itu yang diinisiasi oleh Andi Gani, bukan oleh Menaker, oleh Andi Gani dan dalam pertemuan itu Pak Jokowi setuju untuk melakukan revisi PP nomor 78 sesuai dengan janjinya. Jadi pak Jokowi komitmen,” terangnya.

Baca :   Wiranto: Kekalahan Itu Menyakitkan Tetapi Menerima Kekalahan itu Kehormatan

Said juga mengaku sempat ‘digoda’ ketika bertemu dengan Jokowi. Said Iqbal yang pilihan politiknya mendukung capres Prabowo Subianto, sempat digoda soal dukungan di Pemilu 2019.

“Jadi pertemuannya hanya itu, ya memang ada guyonan sambil bercanda, ‘Anda tetap menjadi pendukung Paslon 02?’ Iya pasti,” tutur Said Iqbal, mengingat candaan Presiden KSPSI Andi Gani.

“Pak Jokowi sangat-sangat menghormati pilihan itu, beliau mengatakan, ya oke nggak ada masalah, kita adalah membangun persatuan bangsa. Andi Gani memang yang menyampaikan, saya mewakili KSPI adalah pendukung Paslon 02 dan dari Andi Gani dan kawan-kawan adalah pendukung Paslon 01. Kami tetap bisa bersatu tidak perlu adat perpecahan, tidak perlu ada gontok-gontokan dan Pak Jokowi tersenyum, jawabannya tersenyum dan mengangguk-angguk. Artinya kita menangkap gesturnya adalah memang harus begitu,” lanjutnya.

Baca :   Romi Sudah 20 Hari di RS, Sakit Apa Bro?


Loading...
Komentar Anda