Drama Korea yang Related dengan Kehidupan Sosial

Nonton Because This Is My First Life | Sub Indo | VIU Indonesia

rancah.com – Hai para pecinta Drakor alias Drama Korea hihihi. Dunia entertaiment yang berasal dari Negeri Ginseng tersebut sedang merancah di Pertelevisian Indonesia. Mulai dari cerita hingga para aktor maupun aktris sangat menarik perhatian para warganet. Cerita yang dikemas sangat menarik, membuat penonton penasaran dan tidak monoton. Untuk perdrama yang tayang berjumlah 16 episode. Ada yang menayang series kedua atau bahkan tidak ada series kedua. Hal tersebut membuat para penonton akan selalu rindu dengan drama yang disukainya.

Drama kora tidak selamanya menceritakan tentang percintaan. Berdasarkan pengalaman selama saya menonton drakor, pengemasan dalam cerita mereka selalu menyisipkan pembelajaran mengenai hidup. Selain itu ada juga beberapa yang menceritakan tentang profesi yang profesional.

Drakor yang menarik perhatian yaitu menceritakan tentang kehidupan sosial di dunia nyata, yang berjudul ‘Because This is My First Life’. Meskipun drama tersebut tayang pada tahun 2017, tidak memungkingkan untuk ditonton pada tahun 2020 ini. Karena, isi dari drama tersebut memberikan pesan moral yang tinggi bagi penonton. Pembelajaran dalam cerita tersebut tidak akan lekang oleh waktu.

Drama Korea Because This is My First Life diperankan oleh Lee Min-Ki dan Jung So-Min. Peran keduanya sangat mempunyai chemistry yang sangat cocok. Dalam drama tersebut Lee Min-Ki dan Jung So-Min pasangan suami istri, dimana mereka menikah kontrak karena berdasarkan kebutuhan saja pada awalnya. Mereka berpura-pura untuk saling menyayangi satu sama lain saat meminta izin kepada kedua orang tuanya. Peran yang mereka perani berumur 30 tahun. Dimana seharusnya umur tersebut sudah mempunyai anak dengan kehidupan yang sukses. Namun pada kenyataanya banyak lika-liku yang mereka hadapi.

Pembelajaran dari cerita yang dapat dipetik dari drama tersebut yaitu:

  1. Bahwa manusia selalu mengatur pada usia dan uang untuk menutup emosinya. Manusia akan membataskan pada umur dan waktu kapan ia harus sukses, kapan ia harus menikah. Sedangkan pembelajaran yang dapat diambil yaitu, umur berapapun yang kita miliki entah umur 20,30 maupun 40 itulah kehidupan dimulai, kehidupan akan terus berjalan.
  2. Wanita sukses karirnya terlihat keren dan sangat menawan, tetapi dibalik kesuksesannya menyimpan banyak tekanan pada pekerjaanya. Artinya, apa yang diperlihatkan oleh orang lain hanya bagian luar saja, tidak mengetahui proses menjadi sukses tersebut.
  3. Manusia akan salah paham satu sama lain jika kita tidak menunjukan atau mengatakan yang sesungguhnya.
  4. Menjalani hubungan bertahun-tahun tidak menutup kemungkinan bahwa pasangan kita akan mengerti 100% apa yang kita inginkan.

Kesimpulannya nilai yang dapat diambil yaitu, hidup kita terus berjalan, menuju kesuksesan maupun menentukan pernikahan tidak mempunyai patokan umur. Umur bukan menentukan segalanya. Semua itu tergantung persepsi dan perjuangan dari diri masing-masing. Apapun yang terjadi pada diri kita sudah ditentukan oleh Tuhan. Tetap semangat dan never give up!