Mengapa Kita Tidak Bisa Mencintai Diri Sendiri?

Sumber Foto: Koleksi Pribadi

Mengapa Kita Tidak Bisa Mencintai Diri Sendiri? 

Kondisi hari ini, hampir semua orang memilih untuk di rumah saja karena kasus positif Covid-19 semakin bertambah. Ketika di rumah saja, banyak kegiatan yang dilakukan, khususnya kerja melalui gawai atau kerja secara daring. Alih-alih istirahat ketika bekerja yang biasanya mengobrol bersama dengan rekan kerja, kini semuanya digantikan oleh media sosial. Tanpa kita sadari, selama di rumah saja kita lebih sering menggunakan media sosial dibanding dengan jika kita bekerja di kantor. Hal tersebut tentunya membuat kita bisa lebih banyak melihat aktifitas orang lain di media sosial.

Media sosial menjadi alih wahana yang sangat diminati untuk berbincang, namun jika kita tidak dapat mengendalikan diri, alhasil bukannya bekerja dan silaturahmi, ketika melihat dan mendengar aktifitas orang lain kita malah pesimis dan tidak tertarik lagi dengan apa yang selama ini kita lakukan. “Aku ingin seperti dia”, “Ko dia bisa sukses ya, aku masih gini-gini aja”, “Ko dia bisa, aku ga bisa sih” pastinya hal-hal tersebut pernah terbesit di pikiran kita ketika kita tidak sanggup mengendalikan diri saat melihat aktifitas orang lain. Lalu, selain hal tersebut, hal-hal apa saja yang membuat kita lebih memperhatikan diri orang lain dan melupakan diri kita sendiri?

  1. Membandingkan: Ketika kita membandingkan diri dengan orang lain, maka secara tidak sadar kita telah mengubur segala potensi yang ada di dalam diri kita. Berhentilah membandingkan karena setiap manusia terlahir dengan sempurna tanpa terkecuali. Stop tidak percaya kepada diri sendiri.
  2. Masa Lalu: Hal kedua yang membuat kita tidak mencintai diri sendiri adalah karena kita membiarkan masa lalu menguasai kita. Setiap orang pasti pernah mengalami masa lalu yang sulit atau buruk. Namun, apakah kita akan tetap membiarkan mereka menghalangi mereka untuk bergerak dan bangkit? Tentunya tidak kan? Ingat, masa lalu adalah yang telah lalu, kita harus terus fokus untuk semakin baik dan baik lagi di masa mendatang. Semangat move on!
  3. Pikiran: Everything starts from the mind! Teruslah berpikir bahwa hidup kita berharga, setidaknya bagi diri kita sendiri. Jangan penuhi pikiran kita dengan hal-hal buruk yang juga bisa berdampak buruk kepada kita dan orang lain. Sungguh merugi jika kita tidak bisa menyeimbangkan pikiran dengan emosi. Mari kendalikan pikiran kita untuk terus berpikir positif.
  4. Kata-kata dari segala arah: Kita tidak bisa mengontrol kata-kata yang akan dikeluarkan oleh orang lain, tetapi kita bisa mengontrol kata-kata yang akan kita keluarkan. Alangkah lebih baik jika kita tetap senantiasa berkata baik kepada siapapun. Masalah perkataan orang lain kepada kita, kita juga bisa mengontrolnya kok, perkataan siapa yang ingin kita percaya.