Dongeng Rubah yang Usil dan Babi yang Selalu Waspada

Pada suatu hari yang sangat cerah nan indah. Disuatu hutan yang sejuk dan damai. Hiduplah berbagai macam binatang, tampak Ayam sedang mencoker-coker tanah untuk mencari makan. Tampak pula kambing sedang makan rumput. Begitu pula hewan-hewan yang lainya tampak rukun, makmur , damai dan sejahtera.

Dikisahkan ada seekor Rubah yang suka mengolok-olok temannya. Mulai dari Kambing yang kesal akan ejekan Rubah. Kucing, Kerbau dan Sapi pun sangat kesal dengan ejekan Rubah. Bahkan Singa pun kesal atas ejekan Rubah. Hampir semua hewan yang bertemu rubah tidak luput dari ejekan Rubah.

Hingga pada suatu hari ada Babi yang sedang mengasah taringnya yang besar dan runcing pada debuah pohon yang besar dan keras. Kemudian ada Rubah lewat dan menghampiri Babi. Rubah yang suka mengejek hewan-hewan , kali ini giliran Babi yang diejek. Dengan berpura-pura berjalan kesana kemari seakan-akan ada sesuatu yang dilihat. Namun Babi tidak memperdulikan rubah dan terus mengasah taringnya yang besar dan runcing.

” Apa yang engkau lakukan hai Babi” tanya Rubah dengan senyuk mengejek.

” Aku sedang mengasah taringku” jawab Babi sambil terus melanjutkan pekerjaanya.

” Nampaknya tidak ada musuh yang datang hai Babi” ujar Rubah dengan berpura-pura heran.

” Memang benar Rubah, sekarang tidak ada musuh yang datang dan bahaya mengancam”. jawab Babi

” Lalu mengapa engkau melakukan pekerjaan tersebut” ujar Rubah dengan terheran -heran

” Saya selalu siap siaga dan waspada, agar ketika musuh dan bahaya benar-benar datang saya sudah siap dengan taringku yang besar dan tajam. Jika tidak dari sekarang maka saya tidak punya persiapan ketika ada musuh dan bahaya datang “. Jawab Babi dengan lantang.

Lalu Rubah pun pergi dengan rasa malu. Dan setelah selesai mengasah taringnya Babi yang besar dan Runcing kemudian Babi bergegas mencari makanan untuk kebutuhan sendiri.

Dalam dongeng ini dapat kita pelajari atau teladani yaitu agar kita selalu waspada dan selalu siap siaga. Tidak hanya ada musuh dan bahaya mengancam akan tetapi makna waspada ini luas. Misalkan ketika cuaca mendung maka kita harus sedia payung, kesiagaan ini perlu agar kita tidak kehujanan nanti.

Tak hanya itu, sebelum kita berkendara pun kita harus waspada dan siaga dengan cek kembali surat-surat yang harus dibawa dan cek juga kondisi kendaraan kita. Jangan sampai ketika sedang berkendara banyak kendala yang menyusahkan diri kita. Oleh karena itu siap siaga dan waspada sangat penting bagi kita. Semoga bermanfaat.