Wanita Wajib Tahu! 8 Hak Yang Dimiliki Pekerja Wanita

rancah.com – Sekarang ini pekerjaan sudah tidak memandang perbedaan gender lagi. Setiap pekerjaan dapat dilakukan oleh siapa saja. Setiap pekerja pun berhak mendapatkan hak dan kewajiban yang sama. Namun, tidak dapat dipungkiri dalam beberapa hal pekerja wanita memerlukan perhatian khusus, terutama permasalahan yang menyangkut secara biologis. Hak-hak khusus tersebut pun sudah diatur dalam perundang-undangan. Berikut beberapa hak yang dapat diperoleh oleh pekerja wanita :

  1. Hak Cuti Hamil dan Melahirkan

Di dalam UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 82 ayat 1 dan 2 berisi bahwa perusahaan dilarang mempekerjakan perempuan hamil yang bisa berbahaya bagi kandungannya dan dirinya sendiri. Dalam aturan tersebut juga menjelaskan bahwa wanita hamil dapat melakukan hak cuti/beristirahat sebelum dan sesudah melahirkan dengan jenjang waktu 3 bulan. Pengajuan cuti kehamilan dilakukan 1,5 bulan sebelum memasuki masa melahirkan. Perusahaan pun memiliki kewajiban untuk membayar upah karyawan secara utuh.

  1. Hak Menyusui

Pemenuhan hak menyusui mungkin tidak banyak terpenuhi oleh berbagai perusahaan. Padahal dalam UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 83 menjelaskan bahwa pekerja/buruh perempuan yang anaknya masih menyusu harus diberi kesempatan sepatutnya untuk menyusui anaknya jika hal itu harus dilakukan selama waktu kerja. Dengan demikian para kaum ibu pekerja diperbolehkan memberikan ASI atau melakukan pompa ASI selama waktu istirahat bekerja atau mendesak. Selain itu, alangkah baiknya jika perusahaan menyiapkan ruangan khusus untuk para kaum ibu menyusui.

  1. Hak Cuti Haid

Mungkin hal ini terdengar cukup tabu bagi beberapa kalangan, bahkan tidak banyak diketahui oleh kalangan wanita. Pada UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 81 ayat 1 menjelaskan pekerja/buruh perempuan yang mengalami haid merasakan sakit dan memberitahukan kepada pengusaha, tidak wajib bekerja pada hari pertama dan kedua pada waktu haid. Bagi sebagian wanita, hari pertama dan kedua saat datang bulan akan merasakan nyeri dan sakit yang tidak tertahankan. Negara pun sudah menjamin untuk kalangan wanita memperoleh hak tersebut. Jadi, tidak perlu malu atau sungkan untuk izin beristirahat saat tamu bulanan datang ya.

  1. Hak Cuti Keguguran

Dalam beberapa kasus, calon ibu akan kehilangan calon bayinya sebelum waktunya atau sering disebut dengan keguguran. Ini pun sudah diatur dalam UU No. 13 Tahun 2003 pasal 82 ayat 2. Dalam pasal tersebut dituliskan bahwa karyawan/ buruh perempuan yang mengalami keguguran, berhak mengambil masa cuti selama 1,5 bulan atau sesuai dengan arahan dokter atau bidan yang menangani pasien. Masa cuti yang diberikan dimaksudkan agar calon ibu dapat menstabilkan kondisi kesehatan terlebih dahulu dan menenangkan pikiran. Perusahaan pun pastinya sudah mengetahui adanya undang-undang terkait.

  1. Hak Jaminan Persalinan

Para calon ibu atau ibu yang sedang mangandung akan mendapatkan jaminan dan pelayanan selama masa kehamilan. Menurut UU No. 3 Tahun 1992, perusahaan yang mempekerjakan lebih dari 10 tenaga kerja dengan minimal gaji Rp.1.000.000,00, wajib untuk mendaftarkan karyawan dalam program Jamsostek. Jamsostek yang dimaksud antara lain adalah BPJS Kesehatan Karyawan. Beberapa layanan kesehatan yang dapat diperoleh antara lain  biaya pemeriksaan kehamilan, persalinan, pemeriksaan bayi baru lahir, pemeriksaan pasca kehamilan, dan KB. Bahkan pekerja perempuan juga berhak menerima biaya persalinan dari perusahaan tempat ia bekerja, sesuai dengan jaminan kesehatan yang diberikan perusahaan bersangkutan. Jadi, hal ini sudah menjadi ketetapan dan harus di penuhi oleh pihak perusahaan ya.

  1. Hak Perlindungan Jam Kerja

Beberapa pekerjaan akan memberlakukan shift malam kepada karyawan, dan tidak terlepas bagi pekerja wanita. Pada UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 76 Ayat 1 hingga 5 dijelaskan bahwa pekerja wanita yang berumur dibawah 18 tahun, dilarang melaksanakan shift malam dengan rentang waktu pukul 23.00 hingga 07.00. selain wanita dibawah umur, hal ini juga berlaku bagi pekerja wanita yang sedang masa kehamilan. Selain itu, perusahaan juga wajib memenuhi beberapa hal untuk karyawan wanita yang melaksanakan shift malam yaitu, fasilitas keamanan di tempat kerja maupun, makanan dan minuman bergizi, serta jasa penjemputan karyawan pekerja wanita. Jadi, jika ada perusahaan yang memberlakukan shift malam, maka perusahaan harus memperhatikan ketetapan yang ada ya.

  1. Hak Untuk Tidak Dipecat Dalam Kondisi Tertentu

Mungkin dalam beberapa kasus kita pernah mendengar adanya Pemutusan hubungan Kerja (PHK) oleh perusahaan kepada pegawai wanita dikarenakan sedang hamil dan tidak memungkinkan untuk melakukan pekerjaan yang diberikan perusahaan. Namun, tahukah kalian jika hal tersebut juga diatur dalam UU? Pada UU No. 13 Tahun 2003 Pasa 153 Ayat 1E menjelaskan bahwa perusahaan dilarang untuk melakukan PHK pada pegawai wanita yang dalam kondisi menikah, hamil, melahirkan, menyusui, dan keguguran. Bahkan pemerintah akan memberikan sanksi yang tegas bagi perusahaan yang melakukan PHK pada pegawai wanita dengan kondisi yang disebut.

  1. Hak Pengakuan Kemampuan Kinerja

Saat ini, masih terdapat beberapa perusahaan yang kurang mengakui keberadaan dan kemampuan pegawai wanita. Bahkan kinerja dan pencapaian yang telah dihasilkan pegawai wanita pun seakan tidak penting. Namun, di dalam UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 18 telah menjelaskan bahwa pegawai wanita berhak mendapatkan pengakuan dalam bidang kemampuan dari perusahaan berupa pemberian sertifikat dengan mengikuti pelatihan, baik yang diberikan oleh pihak swasta maupun pemerintah. Dengan demikian, kinerja dan kompetensi yang dimiliki karyawan perempuan akan diakui oleh perusahaan.

Selain itu, ada hak khusus yang dimiliki oleh kaum suami loh, yaitu hak cuti melahirkan atau keguguran. Sesuai dengan UU No. 13 Tahun 2003 Pasal 93 Ayat 2C, kaum suami diizinkan untuk memperoleh cuti dalam rangka menemani pasangan dalam masa pemulihan.

Nah, itu sebagian hak yang dapat diperoleh oleh pekerja wanita. Sudah sepatutnya para pekerja wanita mengetahui kewajiban dan hak nya. Jadi, tetap semangat untuk para wanita.