Sadari Gejala Kanker Payudara dari Sekarang

Gejala Kanker Payudara

Menurut riset data kesehatan Kemenkes tahun 2013, penderita penyakit kanker payudara merupakan salah satu prevalensi tertinggi di Indonesia, yaitu sebesar 0,5 %. Maka dari itu, penting untuk kita waspada akan gejala kanker payudara ini.

Kanker payudara (Carcinoma mammae) merupakan keganasan sel-sel pada jaringan payudara. Pada umumnya, kanker ini ditandai dengan munculnya benjolan atau penebalan pada jaringan kulit payudara.

Kasus baru kanker payudara menjadi kasus kematian tertinggi di Indonesia dengan angka kematian 21,5 per 100 ribu penduduk.

Adapun gejala kanker payudara, diantaranya:

  1. Terasa benjolan payudara dan sering kali tidak berasa nyeri
  2. Terdapat perubahan tekstur kulit payudara. Kulit payudara mengeras dengan permukaan seperti kulit jeruk
  3. Terdapat cekungan ataupun tarikan pada kulit payudara
  4. Perhatikan juga jika terdapat luka pada bagian payudara yang tidak sembuh
  5. Keluar cairan dari puting

Untuk mengetahui keadaan payudara, kita bisa melakukan metode Periksa Payudara Klinis dan Periksa Payudara Sendiri.

Berikut cara melakukan Periksa Payudara Sendiri:

  1. Amati dengan teliti payudara Anda di muka cermin, tanpa berpakaian dengan dua tangan di angkat di atas kepala. Perhatikan bila ada benjolan, perubahan pada kulit dan puting, serta payudara secara keseluruhan.
  2. Rapatkanlah telapak tangan dengan kuat sehingga payudara menonjol ke depan dan amati kembali apakah ada benjolan, kulit mengerut seperti jeruk, atau cekungan seperti lesung pipi dan puting yang tertarik ke dalam.
  3.  Pencet dan urutlah pelan-pelan daerah sekitar puting sampai ke arah ujung puting dan amatilah apakah keluar cairan yang tidak normal, seperti putih yang kekuning-kuningan yang terkadang bercampur dengan darah seperti nanah. Pada wanita menyusui bedakan dengan asi.
  4. Pada posisi berbaring, letakkan bantal di belakang punggung. Tangan kanan diletakkan di belakang kepala, dan gunakan tangan kiri untuk memeriksa payudara sebelah kanan.
  5. Cara meraba : Rabalah dengan ujung dari tiga jari tengan yang dirapatkan. Lakukan gerakan memutar dengan tekanan lembut tapi mantap, dimulai dari pinggir luar sampai ke puting dengan mengikuti arah putaran jarum jam.
  6. Lakukan hal yang sama seperti pada nomor 4 dan 5, tetapi dengan tangan kiri di bawah kepala, sedangkan tangan kanan meraba payudara kiri Anda.

Kalau teman-teman masih ragu dengan melakukan metode Periksa Payudara Sendiri, teman-teman bisa melakukan metode Periksa Payudara Klinis. Periksa Payudara Klinis dapat dilakukan di fasilitas kesehatan yang terlatih dan mempunyai petugas kesehatan yang berkompeten serta memilliki sarana dan prasarana, seperti Bidan Desa, Bidan Praktek, Puskesmas, Dokter, Rumah Sakit, atau Rumah Bersalin.

Kanker payudara juga bisa terjadi pada pria lho, teman-teman. Kanker payudara pada pria terjadi cukup jarang. Bahkan jumlahnya diperkirakan tidak sampai satu persen dari keseluruhan kasus kanker payudara, risiko diperkirakan sekitar 1 : 883.

Maka dari itu, ayo kita lakukan pemeriksaan payudara kita mulai hari ini. Tidak ada salahnya juga kan, kalau kita tahu kondisi seperti apa payudara kita saat ini?