Waspada, Berikut Dampak Buruk Stres Terhadap Tubuh

Dampak Buruk Stres Terhadap Tubuh

Sumber Foto : Hype.grip.id

Stres adalah reaksi tubuh ketika seseorang menghadapi tekanan, ancaman, atau suatu perubahan. Seseorang biasanya mengalami stres ketika tuntutan yang diberikan padanya lebih besar dari kemampuannya untuk mengatasinya. Stres bisa dialami oleh siapa saja, mulai dari anak-anak sampai orang tua. Stres merupakan reaksi yang sepenuhnya wajar dialami semua orang dari waktu ke waktu ketika dihadapkan pada situasi yang membuat mereka merasa tertekan.

Namun, Tahukah Anda bahwa stres memiliki dampak yang cukup buruk terhadap kesehatan termasuk pada tubuh. Berikut merupakan dampak stres yang sangat berpengaruh terhadap tubuh.

Penyakit Jantung

Salah satu risiko utama yang dialami seseorang yang mengalami stres yaitu penyakit jantung, Salah satunya seperti kasus penyakit jantung yang terjadi pada Mantan Presiden AS, George W. Bush. Tim dokternya meyakini bahwa penyakit jantungnya muncul karena efek stres yang ia alami saat masih menjabat sebagai presiden.

Atasi dengan: Dr Crandall merekomendasikan setiap individu untuk melakukan tes kesehatan jantung dimulai pada usia 40-an. Ini dilakukan untuk mengetahui sejak awal jika memang terdapat suatu penyakit dan memicu kebiasaan gaya hidup sehat.

Rambut Rontok

Dampak yang dapat dirasakan akibat stres yaitu rontoknya rambut. Saat stres, efek yang diberikan terhadap rambut antara lain alopecia areata (sel darah putih ‘menyerang’ folikel rambut); telogen effluvium (rambut berhenti tumbuh); dan trikotilomania (kerontokan ekstrem akibat stres, cemas, tegang, kesepian, atau frustrasi).

Depresi dan Kecemasan

Stres memiliki dampak langsung dan nyata pada kesehatan mental. Stres kronis menyebabkan depresi, atau justru memperburuk depresi yang ada sebelumnya.

Atasi dengan: Rutinlah berolahraga. Olahraga dapat meningkatkan produksi neurotransmitter dan endorfin. Keduanya dapat meningkatkan mood dan menurunkan risiko depresi, penyakit jantung, stroke, diabetes, dan kanker.

Masalah Berat Badan

Stres dapat membuat seseorang menjadi makan berlebihan. Makan berlebihan ini pun biasanya berupa makanan yang tinggi kalori. Padahal obesitas dan kelebihan berat badan dapat meningkatkan risiko diabetes, penyakit jantung, kanker dan depresi.

Atasi dengan: Carilah waktu yang tepat untuk makan, sebaiknya jangan makan ketika Anda sedang benar-benar stres. Jauhkan rasa nyaman saat makan untuk mengatasi stres. Sebaliknya, carilah kesenangan lain selain dengan makan agar kalori tetap terkontrol.

Nah, berbagai informasi seputar dampak stres bagi tubuh ini semoga membantu kalian untuk menghindari stres yang berakibat tidak baik pada tubuh.