Yuk Intip Khasiat Sehat dari Kacang Almond

Kacang Almond
Foto: news-medical.net

rancah.com – Kacang almond adalah salah satu kacang pohon paling populer di dunia. Kacang ini sering dijadikan sebagai bahan baku olahan seperti susu, kue, coklat, dan masih banyak lagi. Selain itu, makanan ini sangat bergizi dan kaya akan lemak sehat, antioksidan, vitamin dan mineral.

Berikut beberapa khasiat sehat dari almond.

  1. Menghasilkan Nutrisi dalam Jumlah Besar

Almond merupakan biji dari pohon Prunus dulcis yang dapat dimakan, yang secara umum disebut pohon almond. Pohon almond banyak tumbuh di Timur Tengah, tetapi AS sekarang adalah produsen terbesar di dunia.

Kacang almond yang bisa Anda beli di toko biasanya sudah dilepas dari cangkangnya, sehingga tinggal memperlihatkan kacang yang bisa dimakan di dalamnya. Mereka dijual baik mentah atau dipanggang.

Mereka juga digunakan untuk memproduksi susu almond, minyak, mentega, tepung atau pasta – juga dikenal sebagai marzipan. Ini semua dari segelintir kecil, yang memasok hanya 161 kalori dan 2,5 gram karbohidrat yang dapat dicerna.

Penting untuk dicatat bahwa tubuh Anda tidak menyerap 10–15% kalori karena beberapa lemak tidak dapat diakses oleh enzim pencernaan.

Kacang almon juga kaya akan asam fitat, suatu zat yang mengikat mineral tertentu dan mencegahnya terserap.

Meskipun asam fitat umumnya dianggap antioksidan yang sehat, asam ini juga sedikit mengurangi jumlah zat besi, seng, dan kalsium yang Anda dapatkan dari kacang almond.

  1. Kaya Akan Antioksidan

Almond adalah sumber antioksidan yang fantastis. Antioksidan membantu melindungi terhadap stres oksidatif, yang dapat merusak molekul dalam sel Anda dan berkontribusi terhadap peradangan, penuaan dan penyakit seperti kanker.

Antioksidan yang banyak dalam almond sebagian besar terkonsentrasi di lapisan kulit coklat. Karena alasan ini, almond yang dihilangkan kulitnya bukanlah pilihan terbaik dari sudut pandang kesehatan.

Sebuah uji klinis pada 60 perokok pria menemukan bahwa sekitar 3 ons (84 gram) almond per hari mengurangi biomarker stres oksidatif sebesar 23-34% selama periode empat minggu.

Temuan ini mendukung penelitian lain yang menemukan bahwa makan almond dengan makanan utama mengurangi beberapa tanda kerusakan oksidatif.

  1. Kaya Vitamin E

Vitamin E adalah keluarga antioksidan yang larut dalam lemak. Antioksidan ini cenderung menumpuk di membran sel dalam tubuh Anda, melindungi sel-sel Anda dari kerusakan oksidatif.

Almond adalah salah satu sumber vitamin E terbaik di dunia, dengan hanya 1 ons menyediakan 37% dari RDI.

Beberapa studi mengaitkan asupan vitamin E yang lebih tinggi dengan tingkat penyakit jantung, kanker, dan penyakit Alzheimer yang lebih rendah.

  1. Membantu Mengontrol Gula Darah

Kacang Almond merupakan kacang yang rendah karbohidrat tetapi kaya lemak, protein, dan serat. Inilah yang membuat mereka menjadi pilihan yang sempurna untuk penderita diabetes.

Keuntungan almond lainnya adalah jumlah magnesium yang sangat tinggi. Magnesium adalah mineral yang terlibat dalam lebih dari 300 proses tubuh, termasuk mengontrol gula darah.

RDI atau referensi asupan harian saat ini untuk magnesium adalah 310-420 mg. 2 ons almond menyediakan hampir setengah jumlah itu – 150 mg mineral yang sangat penting.

Menariknya, 25-38% orang dengan diabetes tipe 2 kekurangan magnesium. Memperbaiki kekurangan ini secara signifikan menurunkan kadar gula darah dan meningkatkan fungsi insulin.

Orang-orang tanpa diabetes juga melihat pengurangan besar dalam resistensi insulin ketika melengkapi dengan magnesium.

Ini menunjukkan bahwa makanan tinggi magnesium seperti almond dapat membantu mencegah sindrom metabolik dan diabetes tipe 2, yang keduanya merupakan masalah kesehatan utama.

  1. Dapat Menurunkan Tekanan Darah

Magnesium dalam almond juga dapat membantu menurunkan tingkat tekanan darah. Tekanan darah tinggi adalah salah satu pendorong utama serangan jantung, stroke, dan gagal ginjal.

Kekurangan magnesium sangat terkait dengan tekanan darah tinggi terlepas dari apakah Anda kelebihan berat badan.

Studi menunjukkan bahwa mengoreksi kekurangan magnesium dapat menyebabkan penurunan besar pada tekanan darah.

Jika Anda tidak memenuhi rekomendasi diet untuk magnesium, menambahkan almond ke dalam diet Anda bisa sangat menguntungkan.

  1. Dapat Menurunkan Kadar Kolesterol

Kadar lipoprotein LDL yang tinggi dalam darah Anda, yang juga dikenal sebagai kolesterol “jahat” merupakan faktor risiko penyakit jantung yang terkenal.

Diet Anda dapat memiliki efek besar pada kadar LDL. Beberapa penelitian telah menunjukkan almond efektif menurunkan LDL.

Sebuah studi 16 minggu pada 65 orang dengan prediabetes menemukan bahwa diet yang menyediakan 20% kalori dari almon menurunkan kadar kolesterol LDL rata-rata 12,4 mg / dL.

Studi lain menemukan bahwa makan 1,5 ons (42 gram) almond per hari menurunkan kolesterol LDL sebesar 5,3 mg / dL sambil mempertahankan kolesterol HDL “baik”. Peserta juga kehilangan lemak pada perut mereka.

  1. Mencegah Oksidasi Kolesterol LDL yang Berbahaya

Kacang ini melakukan lebih dari sekadar menurunkan kadar LDL dalam darah Anda. Mereka juga melindungi LDL dari oksidasi, yang merupakan langkah penting dalam pengembangan penyakit jantung.

Kulit almond kaya akan antioksidan polifenol, yang mencegah oksidasi kolesterol dalam tabung percobaan dan penelitian pada hewan. Efeknya mungkin bahkan lebih kuat ketika dikombinasikan dengan antioksidan lain seperti vitamin E.

Satu penelitian pada manusia menunjukkan bahwa mengonsumsi almond selama satu bulan dapat menurunkan kadar kolesterol LDL teroksidasi sebesar 14%. Secara tidak langsung, hal tersebut mengarah pada pengurangan risiko penyakit jantung dari waktu ke waktu.

  1. Dapat Mengurangi Rasa Lapar dan Menurunkan Asupan Kalori

Kacang almon mengandung karbohidrat rendah dan protein serta serat tinggi. Baik protein dan serat diketahui meningkatkan perasaan kenyang. Ini dapat membantu Anda makan lebih sedikit kalori.

Satu studi yang dilaksanakan selama empat minggu pada 137 peserta menunjukkan bahwa penyajian almond 1,5 ons (43 gram) setiap hari secara signifikan mengurangi rasa lapar dan keinginan untuk makan.

  1. Efektif Untuk Menurunkan Berat Badan

Kacang Almond mengandung beberapa nutrisi yang sulit diurai dan dicerna oleh tubuh Anda.

Tubuh Anda tidak menyerap sekitar 10-15% kalori dalam kacang. Selain itu, beberapa bukti menunjukkan bahwa makan kacang dapat meningkatkan metabolisme sedikit.

Karena sifat kenyang mereka, kacang adalah tambahan yang bagus untuk diet penurunan berat badan yang efektif.

Dalam sebuah penelitian, diet rendah kalori dengan 3 ons (84 gram) almond meningkatkan penurunan berat badan hingga 62% dibandingkan dengan diet yang diperkaya dengan karbohidrat kompleks.

Studi lain pada 100 wanita yang kelebihan berat badan menemukan bahwa mereka yang mengonsumsi almond kehilangan lebih banyak berat daripada mereka yang diet bebas kacang.

Mereka juga menunjukkan perbaikan pada lingkar pinggang dan penanda kesehatan lainnya. Meskipun tinggi lemak, almond jelas merupakan makanan yang ramah terhadap penurunan berat badan.

Itulah beberapa khasiat dari kacang almond. Semoga informasi ini menambah pengetahuan Anda.