Sistem Pertumbuhan dan Perkembangan Virus

Lagi rajin nulis nih, tadinya aku dapat tugas untuk bikin materi yang berhubungan dengan tumbuh kembangnya virus jadi sekalian berbagi di artikel ini, selamat membaca…

Ancaman Mutasi Virus dan Kemunculan Virus Purba - Tirto.ID

tirto.id

A. Ukuran Tubuh Virus

Virus memiliki ukuran sangat renik yaitu antara 25-300 µm. Virus yang  berukuran paling kecil yaitu virus polio (poliovirus) yang memiliki panjang tubuh 25 µm. Virus yang berukuran paling besar adalah virus yang menyerang bakteri dengan panjang tubuh 100 µm dan virus TMV dengan panjang tubuh 300 µm.

B. Bentuk Virus

  1. Bentuk T, contoh: Bakteriofage (virus yang menyerang bakteri)
  2. Bentuk Bulat, contoh: Virus Influenza dan HIV
  3. Bentuk Oval, contoh: Virus Rabies
  4. Bentuk Batang, contoh: Virus TMV (Tobacco Mozaik Virus)
  5. Bentuk Jarum, contoh: Virus tungro pada tanaman padi

C. Struktur Tubuh Virus

Struktur virus secara umum kita gunakan adalah Bakteriofage (virus T) yang strukturnya terdiri dari:

1. Kepala

Kepala berisi DNA dan bagian luarnya diselubungi kapsid

2. Kapsid

Selubung yang berupa protein. Terdiri atas kapsomer, protein monomer.

. 3. Isi Tubuh

Tersusun atas Asam Nukleat (DNA atau RNA saja), protein, lipid dan karbohidrat. DNA atau RNA merupakan materi genetik pembawa sifat virus.

4. Ekor

Ekor merupakan alat untuk menempel pada inangnya.

D. Cara Hidup Virus

Virus hanya dapat hidup dalam sel organisme tertentu yang cocok. Apabila sel hidup yang ditumpanginya itu mati, maka virus pun akan mati. Sel hidup yang menjadi tempat tinggalnya disbut dengan sel inang.  Virus yang terisolasi dari sel inang tidak akan bertahan lama dan bereproduksi karena virus tidak memiliki enzim untuk melakukan metabolisme sendiri.

E. Cara Reproduksi Virus

Dua cara yaitu siklus litik dan lisogenik.

a.Siklus Litik

-Virus mengalami fase adsorbsi yakni menempel pada sel inang.

-Virus memasukkan DNA ke dalam sel bakteri (fase penetrasi)

-Masuk fase sintesis, DNA virus akan mengontrol metabolisme bakteri untuk menghasilkan bagian virus baru.

-Fase perakitan untuk menghasilkan individu baru

-Ratusan virus baru akan mengeluarkan enzim pencerna untuk menghancukan dining sel bakteri (fase lisis).

Siklus Lisogenik

-Virus menempel pada bakteri (fase absorbsi)

-Virus memasukkan DNA ke dalam sel bakteri (fase penetrasi)

Fase penyisipan, DNA virus akan menyatu dengan DNA bakteri

Fase penggandaan, Profage akan ikut menggandakan diri sehingga bakteri baru juga mengandung profage.

-Profage akan mengalami fase pemisahan diri dari DNA bakteri untuk melakukan sintsis bagian virus yang baru.

-Kemudian virus akan memasuki fase litik.

Virus hanya dapat tumbuh dan berkembang biak didalam sel yang masih hidup. Karena itu, virus tumbuh pada :

-Telur ayam yang berembrio

-Pada jaringan hidup yang ditempelkan pada bekuan plasma

-Pada kultur jaringan.

0