Bakar Lemak Dengan Kopi Tanpa Gula Mampu Turunkan Risiko Diabetes

bakar lemak, kopi tanpa gula, turunkan diabetes
Sumber Foto : Pinterest

Rancah.com – Tidak heran bila kopi memiliki banyak peminat dikarenakan rasanya yang khas dan aroma yang memikat seluruh kalangan, tidak hanya muda-mudi. Jika kita bicara tentang kopi, pastinya semua kopi pada dasarnya adalah kopi hitam yang diolah sedemikian rupa dengan cita rasa yang unik. Berbicara tentang kopi hitam, kopi hitam tanpa gula dipercaya memberikan efek dahsyat untuk kesehatan tubuh. Bahan alamiahnya mampu membakar lemak. Selain itu, kopi tanpa gula juga mampu menurunkan risiko diabetes. Kopi memang terdengar sangat istimewa. Minuman ini kaya akan antioksidan yang memainkan peranan sangat penting bagi kesehatan tubuh.

Kopi hitam mengandung nutrisi esensial, seperti magnesium, vitamin E, kromium, niacin, dan potasium. Dikarenakan memiliki kandungan nutrisi yang baik, lebih disarankan untuk mengonsumsi kopi hitam ini tanpa gula untuk mengurangi terjadinya pengurangan zat atau nutrisi yang terdapat pada kopi hitam. Apabila kopi dinikmati dengan tanpa campuran gula atau krim, ternyata mampu menghilangkan rasa stress dan kantuk pada tubuh yang mampu memberikan dan meningkatkan energi positif baik yang muncul pada tubuh.

Menurut Asosiasi Jantung Amerika (AHA), jumlah asupan gula tambahan yang aman adalah 9 sendok teh (36 gram atau setara 150 kalori) per hari bagi pria. Sementara untuk wanita, takarannya harus 6 sendok teh (25 gram atau setara 100 kalori) per hari.

Jika diabetes ini dikaitkan dengan kopi, ada beberapa penelitian yang menjelaskan bahwa megonsumsi kopi sangat erat kaitannya dengan kadar gula darah di dalam tubuh yang juga dapat memengaruhi kondisi penderita diabetes. Kadar gula darah merupakan factor penting yang harus dijaga pada tubuh agar terhindar dari risiko terjangkit diabetes.

Pemantauan Selma 20 tahun penelitian yang dilakukan di Harvard University kepada 100.000 orang menunjukkan bahwa hasil dari mengonsumsi kopi lebih dari satu cangkir dalam sehari dapat menurunkan risiko penyakit diabetes mellitus sebanyak 11% dengan catatan tidak ditambahkan dengan campuran gula atau creamer seperti yang sudah dijelaskan sebelumnya.

Kebanyakan orang memang mengonsumsi kopi ditambah dengan gula atau krim. Tetapi juga harus memperhatikan jumlah asupan gula yang dikonsumsi dalam sehari. Untuk itu, agar tetap memperhatikan dan memperhitungkan jumlah konsumsi gula dalam tubuh untuk mencegah terjadinya diabetes bagi pecinta kopi.

Kesehatan harus sangat diperhatikan. Dengan kita mempertikan Kesehatan, kita tetap mampu melestarikan kebiasaan baik yang ada dalam diri kita dan tetap kuat dalam melakukan segala aktivitas dan mampu berinteraksi secara baik dan tepat dengan lingkungan sekitar.