Tanggal Cantik, KUA Diserbu Pasangan Calon Pengantin

Pernikahan (Ilustrasi : Google Image)

Rancah.com – Pernikahan adalah momen sakral bagi setiap orang yang menjalaninya. Saking spesialnya banyak yang mempersiapkan acara pernikahan hingga hampir satu tahun sebelumnya.

Tidak hanya masalah gedung, make up, atau katering saja yang menjadi disiapkan calon pengantin. Tanggal pernikahan pun sama pentingnya. Maka tidak heran jika banyak yang mengincar tanggal-tanggal cantik untuk pernikahannya.


Di awal tahun ini, ada dua tanggal cantik yang banyak jadi incaran pernikahan calon pengantin. Ada 02/02/2020 dan 20/20/2020. Tidak heran jika di tanggal tersebut para vendor dan Kantor Urusan Agama (KUA) pun sibuk melayani pernikahan.

Satu dari sekian banyak KUA yang sibuk menghadapi tanggal cantik yakni KUA Kecamatan Kebayoran Baru, Jakarta Selatan. Berada di daerah yang teduh karena banyaknya pohon sepanjang jalan, KUA ini sudah sibuk melayani masyarakat yang akan mendaftar pernikahan sejak beberapa pekan lalu.

Memang bukan hanya perkara yang mendaftar pernikahan saja, ada yang mengurusi perceraian hingga hal lainnya dilayani oleh KUA ni. Setiap bulan memang ada yang melangsungkan pernikahan, kecuali di bulan Ramadan, namun untuk awal Februari, sudah banyak yang mendaftar.

“Saya juga kaget dengan jumlah yang mendaftar pernikahan untuk tanggal 2 Februari. Gak tahu secara pasti alasannya apa, mungkin biar mudah mengingat tanggal pernikahan,” ujar Syukri, Kepala KUA Kebayoran Baru, ketika ditemui oleh umma, Selasa (21/1/2020).

Di KUA Kebayoran Baru, hingga Rabu (21/1/2020) tercatat sudah ada 34 pasangan yang telah mendaftar untuk menikah pada tanggal 2 Februari 2020. Satu di antaranya akan melangsungkan pernikahan di aula KUA Kebayoran Baru.

Menurut Syukri, jumlah ini adalah terbanyak dibandingkan bulan-bulan lainnya. Ia mengatakan peningkatan jumlah pasangan yang menikah pada tanggal cantik seperti ini sudah berlangsung sejak dua tahun lalu. Namun pihaknya mencatat baru kali ini mencapai 34 pasang dalam satu hari.

Jika kita bayangkan, tentu pihak KUA pastinya kerepotan menghadapi jumlah pernikahan sebanyak itu dalam satu hari. Khususnya bagi penghulu yang bertugas untuk menikahkan pengantin.

Namun pihak KUA tentu tidak akan menerima jika tidak menyanggupi risikonya bukan? Pihak KUA sendiri memiliki sekitar lima penghulu, sehingga tidak terlalu kerepotan dalam menjalankan tugasnya.

“Misalnya nanti hanya ada 34 pernikahan, tinggal dibagi lima. Jadi satu orang bisa pegang 6-7,” ucap Syukri.

Selain tanggal 2, ada juga tanggal 20 Februari. Keduanya disebut tanggal cantik untuk menikah, hanya saja tanggal 20 itu hari Kamis. Berbeda dengan tanggal 2 yang jatuh di hari Minggu.

“Biasanya weekdays juga suka ada yang melangsungkan pernikahan, namun untuk tanggal 20 ini belum ada yang daftar di kami,” pungkas Syukri.



    KOMENTAR