Jangan Batasi Diri, Lakukan Kreasi dan Temukan Hal Baru

Rancah.com – Barangkali pernah terbetik dalam benak kita, “Adakah suatu cara untuk membuat hidup yang saya jalani menjadi lebih bermakna?” Pertanyaan tersebut lahir bukan saja ketika kita menghadapi kebuntuan atau kebosanan, melainkan bisa juga muncul ketika justru kita sedang berada di puncak kehidupan kita. Misalnya, kita mencari cara menghasilkan sesuatu hal yang lebih baik lagi dari hal yang selama ini sesungguhnya sudah baik.

Apapun itu, mari kita telaah faktor apa yang menjadi kunci peningkatan makna kehidupan kita, sehari-hari. Baiklah, mari kita perhatikan anak kecil atau bahkan bayi yang baru berusia beberapa bulan. Kalau kita amati, bayi tersebut akan menghabiskan kebanyakan waktunya dalam nuansa penuh takjub. Betapa banyak hal-hal baru yang ia rasakan sebagai keajaiban. Ia merasa takjub. Dengan raut muka yang menggemaskan, bayi itu selalu ingin mencoba berbagai aktivitas, memegang apapun yang menarik perhatiannya, dan mengeksplorasi segala kemungkinan yang bisa dilakukan terhadap apa yang dipegangnya itu. Sedemikian, sehingga kita yang menyaksikannya seringkali merasa geli melihat tingkah laku bayi tersebut, karena hal itu tidak pernah terpikirkan dalam benak kita.

(Sumber foto: motherandbaby.co.uk)

Demikianlah, seorang manusia tumbuh dan berkembang, karena didorong oleh rasa takjub dan ingin tahu yang seolah tidak bisa dibatasi oleh doktrin apapun. Berbeda halnya dengan orang dewasa, karena berbagai pengalamannya, justru malah membuatnya membatasi diri sendiri. Tidak lagi takjub, dan berhenti memuaskan rasa ingin tahunya. Merasa puas diri dengan batasan-batasan yang sudah baku. Intinya, sudah pensiun untuk mengkreasi diri sendiri.

Ya, setiap kita sudah selayaknya senantiasa memperbarui diri kita sendiri setiap waktu. Karena sesungguhnya diri kita tidak akan bisa melampaui batasan yang sudah kita tetapkan sendiri. Dan oleh sebab itu maka salah satu kunci untuk terus merasakan hidup yang penuh makna adalah dengan kesadaran. Yakni menyadari bahwa kita turut serta dalam menciptakan diri kita sendiri. Kreasi Diri membutuhkan kesadaran dan pembiasaan, yang sebenarnya telah menjadi bakat kita sejak lahir. Ya, seperti bayi yang kita bicarakan tadi.

Maka mulai sekarang, camkan dalam hati kita dalam-dalam: “Jangan pernah letih dan lupa untuk terus menerus melakukan kreasi diri demi kehidupan yang senantiasa penuh dan kaya makna!”

Selamat mencoba!